nusabali

Minibus Kuda Vs Truk, 1 Korban Tewas

  • www.nusabali.com-minibus-kuda-vs-truk-1-korban-tewas

Korban masih bernafas ketika berhasil dikeluarkan dari mobilnya, namun dipastikan sudah meninggal dunia ketika sampai di UGD RSU Negara.

NEGARA, NusaBali

Sebuah mobil minibus Daihatsu Kuda nopol DK 1649 CW ringsek setelah terlibat kecelakaan adu jangkrik melawan sebuah truk Colt Diesel nopol DK 9380 FK, di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Cempaka, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Sabtu (23/11) pagi. Kecelakaan ini menyebabkan pengemudi minibus Kuda, Muhlisun, 45, yang mengalami cedera kepala berat, meninggal saat perjalanan menuju Rumah Sakit.

Kecelakaan maut, tepatnya di Jalur Umum Denpasar-Gilimanuk kilometer 64-65 ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Kejadian bermula saat pengemudi minibus Kuda, Muhlisun, alamat Jalan Gunung Muria Nomor  50, Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar, yang melaju dari arah barat (Gilimanuk) ke timur (Denpasar). Dalam perjalanan tersebut, Muhlisun juga mengajak seorang penumpang, Emi Padila, 33, alamat Jalan Manyar, Desa Selawu Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur.

Saat memasuki lokasi kejadian, dengan kondisi jalan tanjakan landai disertai tikungan landai ke kiri, garis marka utuh, dan cuaca cerah, pengemudi minibus Kuda berusaha mendahului sebuah mobil tidak dikenal di depannya. Sialnya, begitu tancap gas masuk ke arah jalur berlawanan saat bersamaan dari arah berlawanan melaju truk Colt Diesel nopol 9380 FK yang dikemudikan Edyk Yulianto, 36, alamat Jalan Pulat Kawe Gang I/7B, Banjar Kajeng, Desa Pamogan, Denpasar Selatan (Densel), Denpasar.

Alhasil, karena jarak yang sudah begitu mepet, minibus Kuda yang melaju dengan kecepatan tinggi itu langsung menghantam truk yang sudah melaju sesuai jalurnya tersebut. Hantaman yang terjadi cukup keras, juga langsung menyebabkan minibus Kuda terpental sampai ke sisi jalan, dengan kondisi kendaraan ringsek pada bagian depan hinggu pintu tengah. Sedangkan truk yang juga sempat berusaha menghindar terguling di tengah jalan.

Adanya kecelakaan maut itu pun sontak menjadi perhatian warga dan mengecek para korban. Untuk sopir truk selamat tanpa mengalami luka. Sedangkan si pengemudi mobil Kuda, diketahui tidak sadarkan diri dengan mengalami luka cedera kepala berat, dan langsung dievakuasi warga bersama petugas Kepolisian ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara. Sayangnya, korban masih bernafas ketika berhasil dikeluarkan dari mobilnya, dipastikan sudah meninggal dunia ketika sampai di UGD RSU Negara.  

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Shinta Ayu Pramesti, mengatakan selain sopir minibus Kuda yang akhirnya meninggal dunia tersebut, penumpang minibus Kuda, Emi Padila, juga dilarikan ke Puskesmas, karena mengalami luka robek pada pipi kirinya. Namun penumpang minibus Kuda itu dipastikan hanya alami luka ringan. “Ya ada dua korban. Satu korban meninggal dunia, dan satu luka ringan (LR),” ujarnya.

Menurut Iptu Shinta, setelah menerima laporan dan mengevakuasi para korban, langsung evakuasi terhadap kedua kendaraan yang terlibat tersebut, terutama bangkai truk yang sempat terguling di tengah badan jalan. Dari hasil olah TKP serta pemeriksaan saksi-saksi sementara, kecelakaan maut antara minibus Kuda melawan truk itu terjadi karena kurang hati-hatinya si pengemudi minibus Kuda yang juga menjadi korban meninggal. *ode

Komentar