nusabali

Hari Ini, Ground Breaking Shortcut Titik 3-4 di Baturiti

  • www.nusabali.com-hari-ini-ground-breaking-shortcut-titik-3-4-di-baturiti

Proyek Shortcut Titik 3-4 Jalur Denpasar-Singaraja via Bedugul sudah mulai digarap, diawali dengan pengerukan tanah sejak sebulan terakhir.

TABANAN, NusaBali

Ground breaking (peletakan batu pertama) proyek Shortcut Titik 3-4 sepanjang 1,58 kilometer yang melintasi dua desa bertetangga di Kecamatan Baturiti, Tabanan, yakni Desa Batunya dan Desa Candikuning, tersebut rencananya akan dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster, Kamis (18/7) pagi ini.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Penataan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Tabanan, I Gede Partana, menyatakan pihaknya sudah mendapat pemberitahuan bahwa acara ground breaking proyek Shortcut Titik 3-4 akan dilakukan Gubernur Koster, Kamis pagi ini pukul 09.00 Wita. “Ground breaking ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Pak Gubernur,” ungkap Gede Partana di Tabanan, Rabu (17/7).

Gede Partana menyebutkan, pengerjaan berupa pengerukan tanah untuk pembangunan Shortcut Titik 3-4 sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Pengerjaan Shortcut Titik 3-4 ini dilakukan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII. Dalam pelaksdanaannya, BBPJN VIII berkoordinasi terus dengan Dinas PUPRPKP Tabanan. "Kami dari Dinas PUPRKP sifatnya hanya mendampingi dan mengikuti," papar Gede Partana.

Shortcut Titik 3-4 dimulai dari Patung Sapi tepatnya sebelah Indomaret Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, lanjut Patung Polisi ke kanan menuju DTW Bedugul, kemudian menyusuri tepi Danau Beratan melewati hutan lindung. Sampai akhirnya titik 4 shortcut (berakhir) di Hotel Asram Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti. Shortcut Titik 3-4 diargetkan sudah rampung per 31 Desember 2019 mendatang.

Lahan yang harus dibebaskan untuk Shortcut Titik 3-4 adalah milik pemerintah dan warga. Rinciannya, lahan hutan seluas 18.980 meter persegi, lahan Pemeprov Bali seluas 5.695 meter persegi, lahan Pemkab Tabanan seluas 580 meter persegi, dan lahan milik warga seluas 17.212 meter persegi.

Ada 10 titik shortcut yang dirancang akan dibangun di Jalur Denpasar-Singaraja via Bedugul. Selain Shorcut Titik 3-4, juga dibangun Shortcut Titik 1-2 di Wilayah Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan, Shortcut Titik 5-6 (di wilayah Kecamatan Sukasada, Buleleng), Shortcut Titik 7-8 (di wilayah Kecamatan Sukasada, Buleleng), dan Shortcut Titik 9-10 (di wilayah Kecamatan Sukasada, Buleleng).

Pembangunan Shortcut Titik 5-6 sepanjang 1,9 kilometer di wilayah Desa Wanagiri-desa Pegayaman-Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng juga ditargetkan rampung 31 Desember 2019 mendatang. Ground breaking pembangunan Shortcut Titik 5-6 sudah lebih dulu dilakukan Gubernur Koster, 14 November 2018 lalu.

Panjang Shortcut Titik 5-6 dirancang mencapai 1,9 kilometer, dengan lebar badan jalan 9 meter untuk dua jalur. Nantinya, ada jembatan sepanjang 210 meter dalam Short Cut dengan jumlah 5 tikungan dan kemiringan maksimal 6 derajat ini. Waktu tempuh di atas Shortcut sepanjang 1,9 kilometer ini hanya 3 menit, dengan kecepatan 40-60 kilometer per jam.

Titik 5 Shortcut berada di Kilometer 57 wilayah Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, tepatnya depan Pura Yeh Ketipat ke arah timur Desa Pegayaman). Sedangkan Titik 6 Shortcut berada di Kilometer 59 perbatasan Desa Wanagiri-Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Saat ini, Shortcut Titik 5-6 sedang dalam pengerjaan.

Menurut Kepala BBPJN Willayah VIII, Ketut Darmawahana, Shortcut Titik 1-2 dan Titik 3-4 berada di wilayah Kabupaten Tabanan, dimulai dari Desa/Kecamatan Baturiti sampai Desa Candikuning (Kecamatan Baturiti). Sedangkan Shortcut Titik 5-6, Titik 7-8, dan Titik 9-10 berada di wilayah Kabupaten Buleleng, mulai dari kawasan Desa Wanagiri (Kecamatan Sukasada) hingga Jembatan Bangkiangsidem di Desa Ambengan ( Kecamatan Sukasada).

Setelah tuntasnya Shortcut Titik 5-6 dan Titik 3-4 per 31 Desember 2019, barulah akan dilanjut dengan pembangunan Shortcut Titik 7-8, Titik 9-10, dan Titik 1-2. Seluruh proyek Shortcut Jalur Denpasar-Singaraja vis Bedugul ini ditarget rampung tahun 2021 mendatang. *de

Komentar