Dishub Denpasar Dorong Dermaga Mertasari Segera Beroperasi
Pecah Kepadatan Arus Lalin ke Sanur
DENPASAR, NusaBali - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar mendorong agar Dermaga Mertasari segera dioperasikan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan transportasi, sekaligus memecah kepadatan arus lalu lintas (lalin) menuju kawasan Sanur.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, Jumat (23/1), mengatakan pengoperasian Dermaga Mertasari menjadi strategi penting dalam pengelolaan transportasi kota, khususnya angkutan laut yang terintegrasi dengan pergerakan wisatawan.
“Kami menjaga kualitas layanan transportasi Kota Denpasar, termasuk dari sisi lalu lintas. Dengan mengoperasikan Dermaga Mertasari, pergerakan penumpang tidak terpusat di Matahari Terbit Sanur saja, sehingga arus lalu lintas yang padat bisa dipecah,” kata Sriawan.
Menurutnya, kawasan Mertasari memiliki potensi besar sebagai simpul baru pergerakan penumpang laut. Selain membantu mengurai kepadatan lalu lintas menuju Pelabuhan Sanur, pengoperasian dermaga ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan kawasan wisata di sekitarnya.
Dishub Denpasar telah berkoordinasi dengan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) selaku badan usaha daerah yang memiliki kewenangan untuk pengelolaan pelabuhan, termasuk dengan Desa Adat Intaran dan pihak terkait agar proses pengoperasian dermaga dapat berjalan lancar dan aman.
“Kami sudah koordinasi agar Perumda BPS bergerak bersama desa adat. Saat ini sudah masuk tahap rencana penataan, termasuk persiapan ruang tunggu penumpang dan fasilitas keselamatan,” jelasnya.
Dari sisi perizinan, Sriawan menyebut prosesnya masih berjalan. Namun secara tata ruang, kawasan tersebut telah lama masuk tata ruang diperuntukan sebagai dermaga dan bahkan pernah beroperasi sebelumnya.
Dishub Denpasar juga telah melakukan koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Perumda BPS, serta Badan Usaha Milik Desa Adat (BUPDA) Desa Adat Intaran. Saat ini, Perumda BPS bersama BUPDA Desa Adat Intaran tengah mempersiapkan penataan ruang pelayanan penumpang.
“Setelah penataan selesai, kami berharap operator-operator angkutan laut bersama KSOP dapat mulai sandar dan berlabuh dari Dermaga Mertasari,” katanya.
Selain berfungsi memecah arus lalu lintas Sanur, pengoperasian Dermaga Mertasari juga diharapkan mampu menumbuhkan aktivitas ekonomi dan pariwisata kawasan Desa Adat Intaran. Sanur–Serangan disebut sebagai kawasan wisata strategis yang membutuhkan dukungan transportasi laut yang tertata dan berkelanjutan.
“Tugas kami memastikan layanan transportasi tidak menimbulkan kemacetan. Dermaga ini dibangun sesuai peruntukan, sebagai layanan penunjang pariwisata,” tegas Sriawan.
Dia berharap tahun ini para operator angkutan laut dapat segera dikumpulkan untuk menyamakan persepsi dan mempercepat operasional Dermaga Mertasari. “Astungkara, tahun ini bisa segera berjalan,” ucap Sriawan. 7 mis
Komentar