Demer: Kita Hormati, Golkar Partai Terbuka
Dua Kader Senior Golkar Bali Loncat ke PSI
DENPASAR, NusaBali - Dua kader senior Partai Golkar Bali, I Wayan Suyasa dan I Komang Suarsana loncat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua DPD I Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih atau Demer membenarkan hal tersebut. Menurut Demer, Partai Golkar merupakan partai terbuka. Oleh karena itu, pasti ada yang masuk dan keluar dalam sebuah partai.
Menurut Demer, Partai Golkar merupakan partai terbuka. Oleh karena itu, pasti ada yang masuk dan keluar dalam sebuah partai.“Apalagi, Pak Wayan Suyasa dulu pernah di partai lain. Kemudian, ke Golkar dan hebatnya beliau menjadi Ketua DPD II Golkar Badung," ujar Demer saat dihubungi NusaBali, Selasa (20/1) malam.
Demer mengatakan, belum mengetahui secara persis alasan keduanya loncat ke PSI. Meski begitu, dia menghormati langkah yang diambil keduanya. Sementara Wakil Ketua Bidang OKK Partai Golkar Bali, I Putu Yuda Suparsana menjelaskan, pindah partai merupakan hal biasa. Terlebih, itu adalah hak politik mereka. Golkar Bali pun, menghormati keputusan keduanya.
"Kami tidak bisa menghalang-halangi," jelas Yuda Suparsana. I Wayan Suyasa sendiri, kata Yuda Suparsana, sebelum di Golkar merupakan kader PNBK. Dia juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Badung periode 2004-2009 dari PNBK.
Saat ada beberapa kegiatan PSI, Wayan Suyasa kerap terlihat di media sosial menghadiri acara partai yang kini diketuai oleh putra bungsu Presiden Ketujuh RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Golkar Kabupaten Badung pun, melakukan komunikasi dengan Wayan Suyasa. Di mana, Wayan Suyana diminta klarifikasi mengenai kedudukan politiknya. "Pertemuan itu, berjalan baik," kata Yuda Suparsana. Namun, kata Yuda Suparsana, dia kurang paham apa alasan mereka loncat ke PSI, karena itu merupakan hak pribadi masing-masing.
Suyasa secara resmi telah mengajukan surat pengunduran diri dari Partai Golkar melalui Golkar Kabupaten Badung pada awal tahun 2026 ini. Sementara Komang Suarsana telah lebih dulu mengajukan pengunduran diri pada akhir tahun 2025 kepada Ketua DPD I Golkar Bali. "Komang Suarsana juga sudah mengembalikan KTA-nya," papar Yuda Suparsana. Padahal, walau tidak masuk kepengurusan struktural Golkar Bali, Komang Suasana telah ditawari posisi di luar non struktural.
Dengan mundurnya kedua kader senior Golkar Bali tersebut, Yuda Suparsana menegaskan, tidak terlalu berpengaruh secara signifikan. Lantaran Golkar merupakan gudangnya kader politik baik tingkat nasional maupun di daerah. Di nasional, lanjut Yuda Suparsana, banyak kader Golkar keluar dan mendirikan partai seperti Prabowo Subianto, Surya Paloh dan Tomi Soeharto. Mereka adalah orang-orang kuat di tubuh Golkar. Namun, keluarnya mereka, Golkar tetap ada. Bahkan, Golkar menempati posisi kedua dalam perolehan suara di Pemilu 2024 lalu.
"Ini menunjukkan Golkar mengakar, sehingga tidak pengaruh dengan pindah atau keluarnya kader. Padahal, itu di tingkat nasional. Apalagi, di tingkat daerah tidak terlalu berpengaruh secara signifikan. Justru, lanjut Yuda Suparsana, Golkar bangga bisa menyumbang kader ke partai lain. Sebab, menunjukkan kader Golkar memang mumpuni dan berpengalaman. "Jadi, kami menilai pindahnya kader ke partai merupakan hal positif. Kami di Bali tetap solid dan terus melakukan konsolidasi. Februari kami menargetkan kepengurusan terbentuk di tingkat desa dan kecamatan," papar Yuda Suparsana.
Seperti diberitakan sebelumnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada, Sabtu 24 Januari 2026 nanti. Salah satu agenda utama dalam Rakorwil ini adalah pelantikan kepengurusan DPW PSI Bali dan DPD PSI se-Bali. Sebelum Rakorwil digelar, sejumlah nama popular masuk dalam jajaran kepengurusan. Seperti I Wayan Suyasa, mantan Ketua DPD II Golkar Badung sekaligus Calon Bupati (Cabup) Badung di Pilkada 2024 lalu sebagai Ketua DPW PSI Bali. Kemudian ada nama I Komang Suarsana, eks senior Golkar Bali yang mantan Ketua Bappilu DPD I Golkar Bali sebagai bendahara DPW PSI Bali. Di Tabanan ada nama I Made Edi Wirawan, kader PDIP Tabanan yang mantan Wakil Bupati Tabanan periode 2020-2025 sebagai Ketua DPD PSI Tabanan. 7 k22
Komentar