Rem Blong di Jalur Turunan Munduk
Truk Boks Seret Mobil Parkir hingga Tabrak Bangunan
“Kami mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar memastikan kondisi kendaraan laik jalan sebelum beroperasi” (Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz)
SINGARAJA, NusaBali - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur turunan Jalan Raya Banyuatis–Munduk, tepatnya di Banjar Dinas Taman, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng, Selasa (20/1) dini hari. Sebuah truk boks mengalami rem blong hingga menabrak mobil yang tengah parkir di pinggir jalan hingga terseret sekitar 15 meter dan menghantam bangunan warga.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 Wita dan melibatkan mobil boks Isuzu bernomor polisi B 9286 TXY dengan mobil Daihatsu bernomor polisi DK 1779 QC. Meski kerusakan cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk boks yang dikemudikan Rahmat Hidayat, 39, melaju dari arah selatan ke utara atau arah Munduk menuju Banyuatis di jalan menurun lurus.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk tidak dapat mengendalikan kendaraannya karena sistem pengereman diduga tidak berfungsi. Pengemudi panik lalu membanting setir ke kanan dan menabrak mobil Daihatsu yang sedang parkir di sisi kanan jalan,” jelasnya.
Akibat benturan tersebut, mobil Daihatsu yang diketahui milik Gede Budha Wartana, 38, terseret sejauh kurang lebih 15 meter hingga akhirnya berhenti setelah menghantam bangunan di sisi kanan jalan. Kondisi lalu lintas saat kejadian dilaporkan sepi karena masih dini hari.
“Tidak ada korban. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta,” imbuh Iptu Yohana. Petugas Polsek Banjar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan tindakan kepolisian, mulai dari olah TKP, hingga memeriksa saksi-saksi. Saat ini, penanganan kasus masih dalam proses mediasi antara pihak-pihak terkait.
“Kami mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar memastikan kondisi kendaraan laik jalan sebelum beroperasi, terutama saat melintasi jalur turunan yang rawan kecelakaan,” pungkasnya.7 mzk
Komentar