nusabali

Anggaran Kunker DPRD Bangli Potensial Dipangkas

  • www.nusabali.com-anggaran-kunker-dprd-bangli-potensial-dipangkas

BANGLI, NusaBali - Dinas PUPR Perkim Bangli mencatat ada 21 titik kerusakan jalan di Bangli akibat cuaca ekstrem belakangan ini. Namun, dari total tersebut ada 5 ruas jalan yang butuh penanganan segera.

Hal ini mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRD Bangli dengan Dinas PUPR Perkim dan BKPAD Bangli, Senin (19/1). Dalam perbaikan skala prioritas itu, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Dana ini kemungkinan akan diambilkan dari anggaran perjalanan dinas (perdin) DPRD yang lebih dikenal dengan kegiatan kunker (kunjungan kerja) di luar dan dalam daerah.

Sekretaris Dinas PUPR Perkim Bangli I Wayan Lega Suprapto menyebutkan kerusakan terjadi di empat kecamatan, terparah di jalur Juuk Bali – Penatahan Susut, hingga jalan putus. Hanya saja untuk penanganan, Pemkab Bangli melalui Dinas PUPR Perkim mengalami kendala anggaran. Karena banyaknya ruas yang rusak. "Hanya saja, terkait anggaran untuk perbaikan di lima ruas jalan tersebut baru tersedia Rp 1 miliar dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT)," ujarnya.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan di 21 ruas jalan tersebut sekitar Rp 21,4 miliar. Namun, lantaran keterbatasan anggaran, penanganan akan menerapkan skala prioritas. Perbaikan segera dilakukan dengan pertimbangan rusaknya ruas jalan tersebut berdampak terganggunya aktivitas masyarakat. "Dari 21 titik itu ada 5 ruas jalan di antaranya yang menjadi skala prioritas untuk segera mendapat penanganan dan sedang proses pengusulan. Yang mana, untuk perbaikan DPT (dinding penahan tebing) di 5 ruas jalan tersebut butuh anggaran Rp 3,5 miliar," urainya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Bangli I Nengah Darsana meminta agar BPKAD segera melakukan penyisiran anggaran dari beberapa kegiatan yang memungkinkan dilakukan pemangkasan. "Kami meminta agar BKPAD segera lakukan penyisiran. Apa lagi ini kaitanya untuk kepentingan masyarakat," tegasnya. 

Atas pertanyaan itu, pihak PUPR menanggapi jika memang ada beberapa kegiatan memungkinkan dilakukan penyisiran. Salah satu yang paling berpeluang dilakukan penyisiran adalah anggaran Perjalanan Dinas (Perdin). Menyikapi hal tersebut, sejumlah anggota Komisi III tidak mempermasalahkan jika anggaran perjalanan dinas dipangkas untuk menopang kegiatan perbaikan ruas jalan yang rusak. "Bagi kami tidak masalah jika anggaran Perdin memang  dipangkas untuk perbaikan infrastruktur jalan," ujar I Ketut Bakuh diamini sejumlah anggota komisi III DPRD Bangli lainnya.7dar

Komentar