Hujan Lebat dan Angin Kencang, Tiang Listrik Tumbang di Nusa Penida
SEMARAPURA, NusaBali.com — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan sebuah tiang listrik tumbang di Jalan Raya Banjar Senangka, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas sekaligus aktivitas warga di kawasan setempat.
Mendapat laporan kejadian itu, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, bersama personel Polsek Nusa Penida langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, tiang listrik beton tersebut patah akibat beban mekanis berlebih pada kabel listrik yang tertiup angin kencang saat hujan deras.
Akibat kejadian itu, kabel listrik tegangan menengah sepanjang kurang lebih 30 meter menjuntai ke badan jalan. Kondisi tersebut membuat akses utama di wilayah itu sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Selain satu tiang listrik beton yang patah, sebuah tiang jaringan WiFi milik ABI Net juga dilaporkan mengalami kerusakan. “Kondisi ini berdampak pada terganggunya kelistrikan serta kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya.
Tidak hanya mengganggu pengguna jalan, peristiwa ini juga menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kecamatan Nusa Penida. Beberapa daerah yang terdampak antara lain sebagian Desa Klumpu, Banjar Senangka, serta Banjar Penaga di Desa Sakti.
Untuk mencegah risiko kecelakaan, petugas kepolisian melakukan pengamanan lokasi kejadian serta pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup sambil menunggu penanganan dari pihak terkait. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi korban akibat jaringan listrik yang masih bertegangan.
Kapolsek menambahkan, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN setempat segera melakukan pemadaman darurat atau interupsi pada penyulang yang terdampak guna menjamin keselamatan selama proses evakuasi. Tim teknis PLN kemudian membersihkan material di lokasi, menata ulang jaringan, serta menyiapkan penggantian tiang listrik yang rusak.
“Personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas. Jangan sampai jaringan listrik bertegangan menengah ini menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. *gik
Akibat kejadian itu, kabel listrik tegangan menengah sepanjang kurang lebih 30 meter menjuntai ke badan jalan. Kondisi tersebut membuat akses utama di wilayah itu sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Selain satu tiang listrik beton yang patah, sebuah tiang jaringan WiFi milik ABI Net juga dilaporkan mengalami kerusakan. “Kondisi ini berdampak pada terganggunya kelistrikan serta kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya.
Tidak hanya mengganggu pengguna jalan, peristiwa ini juga menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kecamatan Nusa Penida. Beberapa daerah yang terdampak antara lain sebagian Desa Klumpu, Banjar Senangka, serta Banjar Penaga di Desa Sakti.
Untuk mencegah risiko kecelakaan, petugas kepolisian melakukan pengamanan lokasi kejadian serta pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup sambil menunggu penanganan dari pihak terkait. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi korban akibat jaringan listrik yang masih bertegangan.
Kapolsek menambahkan, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN setempat segera melakukan pemadaman darurat atau interupsi pada penyulang yang terdampak guna menjamin keselamatan selama proses evakuasi. Tim teknis PLN kemudian membersihkan material di lokasi, menata ulang jaringan, serta menyiapkan penggantian tiang listrik yang rusak.
“Personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas. Jangan sampai jaringan listrik bertegangan menengah ini menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. *gik
Komentar