nusabali

Perluas Jejaring Global, INSTIKI Gandeng Tujuh Kampus Ternama di Malaysia

  • www.nusabali.com-perluas-jejaring-global-instiki-gandeng-tujuh-kampus-ternama-di-malaysia
  • www.nusabali.com-perluas-jejaring-global-instiki-gandeng-tujuh-kampus-ternama-di-malaysia
  • www.nusabali.com-perluas-jejaring-global-instiki-gandeng-tujuh-kampus-ternama-di-malaysia

DENPASAR, NusaBali.com – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) terus mempertegas langkahnya menuju kampus berkelas internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kerja sama global dengan tujuh universitas ternama di Malaysia, yang membuka peluang luas bagi mahasiswa dan dosen INSTIKI untuk merasakan atmosfer akademik internasional.

Kerja sama ini terjalin melalui rangkaian kunjungan resmi dan penandatanganan nota kesepahaman dalam agenda APTIKOM Campus Visit ke Malaysia yang berlangsung pada 16–20 Desember 2025 lalu. Kegiatan ini dinilai memberi dampak strategis karena membuka babak baru internasionalisasi INSTIKI.

Jajaran pimpinan INSTIKI yang terlibat langsung dalam kunjungan tersebut antara lain Wakil Rektor I Dr. Ir. Aniek Suryanti Kusuma, M.Kom, Wakil Rektor III Dr. Ayu Gede Willdahlia, S.E., M.M, serta Kepala Departemen Marketing dan Kerja Sama INSTIKI I Wayan Sudiarsa, S.T., M.Kom. Bersama 23 perguruan tinggi dari Indonesia, delegasi INSTIKI melakukan penjajakan dan penguatan kolaborasi akademik lintas negara.


Dalam kunjungan tersebut, INSTIKI resmi menjalin kemitraan dengan tujuh perguruan tinggi di Malaysia, yakni Raffles University, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), INTI International University & College, University College TATI (UC TATI), UCSI University, serta Universiti Kebangsaan Malaysia. Selain institusi pendidikan, INSTIKI juga menggandeng Centre for AI, Blockchain & Advanced Research (Cabar AI), perusahaan pengembang teknologi berbasis kecerdasan buatan yang berfokus pada riset dan inovasi masa depan.

Kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan pada program konkret yang dapat langsung dirasakan civitas akademika INSTIKI. Sejumlah peluang yang dibuka antara lain program pertukaran mahasiswa selama satu semester di INTI International University, serta program SIT IN atau mengikuti perkuliahan langsung di UTHM dan Raffles University selama satu minggu. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar lintas budaya sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa.

Tak hanya mahasiswa, dosen INSTIKI juga memperoleh ruang kolaborasi internasional melalui peluang publikasi ilmiah bersama akademisi dari INTI International University dan UCSI University. Selain itu, terdapat kesempatan mengikuti konferensi internasional bersama UTHM serta kolaborasi riset dan pengembangan teknologi dengan Cabar AI.


Kepala Departemen Marketing dan Kerja Sama INSTIKI, I Wayan Sudiarsa, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting bagi INSTIKI dalam memperkuat posisinya di kancah internasional. “Ini merupakan peluang besar untuk INSTIKI go international, sekaligus kesempatan emas bagi mahasiswa INSTIKI untuk merasakan pengalaman kuliah di luar negeri. Kerja sama ini juga sangat mendukung penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi di Malaysia,” ujarnya.

Melalui penguatan jejaring global ini, INSTIKI menunjukkan konsistensinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa dan dosen untuk berani melangkah lebih jauh, memperluas cakrawala akademik, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di era globalisasi. INSTIKI pun kian mantap menapaki jalur sebagai kampus berwawasan internasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Komentar