DPRD Soroti Kesiapan e-Ticketing Wisata
Transaksi manual yang selama ini diterapkan dinilai tidak lagi sejalan dengan perkembangan pariwisata yang semakin cepat dan berbasis digital.
SEMARAPURA, NusaBali
DPRD Klungkung memberikan perhatian serius terhadap rencana Pemkab Klungkung menerapkan sistem e-ticketing dan e-payment untuk retribusi pariwisata, khususnya di Nusa Penida. Anggota Komisi I DPRD Klungkung I Putu Tika Winawan menilai kebijakan itu sebagai langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola pariwisata, namun harus dibarengi kesiapan matang di lapangan. Lonjakan kunjungan wisatawan ke Nusa Penida menuntut sistem pemungutan retribusi yang lebih transparan dan akuntabel.
Mekanisme manual yang selama ini diterapkan dinilai tidak lagi sejalan dengan perkembangan pariwisata yang semakin cepat dan berbasis digital. “E-ticketing dan e-payment pada prinsipnya kami dukung, karena bisa menutup celah kebocoran dan memperjelas alur pendapatan asli daerah,” ujar Tika Winawan, Senin (19/1). Dia mengingatkan Pemkab Klungkung tidak terburu-buru dalam penerapannya. Kesiapan infrastruktur, terutama jaringan internet dan perangkat pendukung di titik-titik wisata Nusa Penida menjadi hal mendasar yang harus dipastikan terlebih dahulu.
Kesiapan sumber daya manusia di lapangan juga perlu diperhatikan agar sistem digital dapat berjalan optimal. Tika Winawan juga menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif. Menurutnya, tidak semua wisatawan maupun masyarakat lokal memiliki tingkat literasi digital yang sama. Karena itu, diperlukan sosialisasi yang masif serta mekanisme transisi yang tidak menyulitkan wisatawan. “Jangan sampai niat baik ini justru menimbulkan keluhan baru karena kurangnya kesiapan,” tegas politisi Partai Perindo ini.
Tika Winawan menambahkan, penerapan sistem digital retribusi pariwisata harus memberi dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Dengan pencatatan transaksi yang lebih tertib dan transparan, pemerintah daerah akan lebih mudah melakukan evaluasi dan perencanaan ke depan. DPRD Klungkung siap menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan tersebut benar-benar berjalan sesuai tujuan. “Kalau sistemnya siap dan pengawasannya kuat, e-ticketing bisa menjadi instrumen penting untuk menjaga pariwisata Nusa Penida tetap sehat dan berkelanjutan,” yakinnya.
Anggota DPRD Klungkung, Wayan Suarta, mengatakan sudah cukup lama menunggu digitalisasi retribusi masuk Nusa Penida bisa diterapkan. Sebab, dugaan kebocoran PAD sudah lama menjadi perhatian para pelaku pariwisata dan masyarakat Nusa Penida. “Setidaknya ini menjawab kegelisahan masyarakat kami di Nusa Penida akan adanya transparansi dalam melakukan pungutan. Ini akan mampu menekan kebocoran,” tegas Suarta. Politisi Gerindra asal Desa Sekartaji Kecamatan Nusa Penida ini berharap eksekutif terus mempelajari sistem penerapannya agar tidak ada celah sedikit pun untuk 'bermain kotor' terhadap penerapan kebijakan ini. 7 gik
Komentar