nusabali

Korban Longsor Digelontor Bantuan,Bukti Respons Cepat Pemkab Tabanan

  • www.nusabali.com-korban-longsor-digelontor-bantuanbukti-respons-cepat-pemkab-tabanan

Sri Nadha Giri menyebutkan seluruh jalur terdampak longsor di Kecamatan Pupuan dan Baturiti saat ini sudah dapat dilalui

SINGASANA, NusaBali
Korban bencana tanah longsor di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan mulai menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan, Jumat (16/1). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap warga terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap, dimulai dari warga terdampak longsor di Banjar Kayu Puring, Desa Pupuan, hingga Desa Munduktemu.  Dalam kegiatan tersebut hadir juga Palang Merah Indonesia (PMI) Tabanan serta relawan kebencanaan.

Bantuan sementara yang disalurkan melalui PMI Kabupaten Tabanan dan BPBD Kabupaten Tabanan berupa kebutuhan dasar sehari-hari. Di antaranya handuk, sabun mandi, piring dan gelas, selimut, pasta gigi, sikat gigi, serta paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, minyak goreng satu botol, gula, kopi, dan mi instan. 

Selain itu, BPBD Tabanan juga menyerahkan bantuan tambahan berupa terpal dan tikar kepada masyarakat terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Sri Nadha Giri mengatakan, bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga pascabencana. “Sejak kemarin kami sudah menyalurkan bantuan sembako, terpal, dan tikar untuk kebutuhan sementara masyarakat terdampak,” ujar Sri Nadha ketika dikonfirmasi Sabtu (17/1) kemarin. 

Terkait aksesibilitas warga, Sri Nadha Giri menyebutkan seluruh jalur terdampak longsor di Kecamatan Pupuan dan Baturiti saat ini sudah dapat dilalui. Namun demikian, masih terdapat laporan kejadian longsor yang perlu ditindaklanjuti. “Ada satu laporan tebing longsor di sekitar Pura yang belum sempat dicek. Informasi ini kami terima dari camat,” kata Sri Nadha.

Saat ini, proses pendataan korban dan dampak bencana masih terus dilakukan oleh tim di lapangan. Pemerintah memastikan pendataan akan berlanjut sebagai dasar penentuan langkah penanganan lanjutan bagi warga terdampak tanah longsor. “Jumlah titik longsor belum direkap secara keseluruhan karena masih proses pendataan,” tegas Sri Nadha.des

Komentar