nusabali

36 Keluarga Prasejahtera di Bali Utara Nikmati Sambungan Listrik Gratis dari PLN

  • www.nusabali.com-36-keluarga-prasejahtera-di-bali-utara-nikmati-sambungan-listrik-gratis-dari-pln

SINGARAJA, NusaBali.com – Sebanyak 36 keluarga prasejahtera di wilayah Bali Utara akhirnya dapat menikmati sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang digulirkan PT PLN (Persero). Program ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong insan PLN dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat kurang mampu.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara, Elshinta, Kamis (15/1/2026), menjelaskan bahwa pada pelaksanaan LUTD tahap I tahun 2026, total penerima manfaat di Bali Utara mencapai 36 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 26 pelanggan berada di Kabupaten Buleleng dan 10 pelanggan lainnya di Kabupaten Jembrana.

Menurut Elshinta, program LUTD merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh lapisan masyarakat. Bantuan penyambungan listrik gratis ini menyasar keluarga prasejahtera yang tinggal di wilayah berlistrik, namun selama ini belum dapat menikmati akses listrik secara mandiri di rumahnya sendiri.

“Melalui program LUTD, kami ingin memastikan bahwa listrik sebagai kebutuhan dasar dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk keluarga prasejahtera yang selama ini belum memiliki sambungan listrik sendiri,” ujarnya.

Program LUTD merupakan inisiatif sosial PLN yang pendanaannya bersumber dari donasi sukarela para pegawai PLN. Melalui program ini, PLN berupaya menjadikan listrik tidak hanya sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai pintu pembuka peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari kenyamanan hidup, akses pendidikan, hingga peluang ekonomi.

Penyalaan simbolis sambungan listrik dilaksanakan pada Selasa (13/1) di kediaman Nyoman Genep Yasa, salah satu penerima manfaat program LUTD. Kegiatan tersebut dihadiri General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., jajaran perangkat daerah, pemerintah desa, serta unsur TNI dan Polri setempat.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa program LUTD lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial para pegawai PLN. Ia menegaskan bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan sarana penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Program LUTD ini kami arahkan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Harapannya, listrik yang kini telah menyala dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., mengapresiasi konsistensi PLN dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Ia menilai kehadiran listrik memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas rumah tangga, pendidikan, hingga peningkatan ekonomi warga.

Rasa syukur juga disampaikan Nyoman Genep Yasa selaku penerima bantuan. Ia mengaku kini dapat menikmati listrik di rumahnya sendiri setelah sebelumnya harus berbagi sambungan dengan pihak lain.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Dengan adanya listrik di rumah, kami sekeluarga bisa beraktivitas dengan lebih nyaman. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Sepanjang tahun 2025, program Light Up The Dream telah menghadirkan sambungan listrik bagi 128 rumah tangga prasejahtera di seluruh Bali. Melalui inisiatif ini, PLN berharap listrik dapat menjadi fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat, membuka akses aktivitas produktif, serta mendukung kesejahteraan secara berkelanjutan. *may


Komentar