nusabali

Meterisasi PJU Diperluas, Pemkab Targetkan Efisiensi Rp 300 Juta

  • www.nusabali.com-meterisasi-pju-diperluas-pemkab-targetkan-efisiensi-rp-300-juta

SINGARAJA, NusaBali - Pemerintah kabupaten memperluas program meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun ini. Ada 9 jaringan di 8 desa yang akan dipasangi materan listrik. Program meterisasi ini diupayakan Dinas Perhubungan Buleleng untuk menekan biaya tagihan listrik.

Total anggaran meterisasi sejumlah desa tersebut mencapai Rp 1,051 miliar. Sebelumnya, PJU dipasang oleh masyarakat dengan biaya dibayar 100 persen oleh pemerintah. Tingginya tagihan listrik PJU non meterisasi di Buleleng sempat menjadi temuan pemeriksaan BPK tahun 2023 lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Buleleng Gede Gunawan Adnyana Putra, Rabu (14/1) mengatakan, BPK saat itu melakukan uji petik pada 11 sampel dan hasilnya menunjukkan seluruh titik tersebut wajib dimeterisasi. Temuan itu memperkuat data internal pemerintah daerah yang selama ini mencatat tingginya biaya listrik PJU non-meterisasi.

Gunawan menyebut yang dilakukan bertahap hampir setiap tahun sangat signifikan mengurangi tagihan listrik untuk PJU. Pada 2024, pembayaran listrik PJU tercatat sebesar Rp 17,2 miliar. Angka tersebut turun pada 2025 menjadi Rp 16,4 miliar. Pemkab menargetkan efisiensi tambahan hingga Rp 300 juta pada 2026 melalui kombinasi meterisasi lanjutan dan pemasangan lampu PJU tenaga surya (PJU TS).

"Kami saat ini mulai menegaskan kepada PLN sebagai pemilik listrik negara, untuk pengawasan PJU terutama yang dipasang pemerintah. Harapan kami PLN bisa memutus sambungan PJU jika memang itu tidak resmi," ucap Gunawan.
 
Dishub Buleleng pun mulai menyisir dan mendata Kembali PJU-PJU terutama yang ada di desa-desa. Namun, pengawasan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan. Untuk lokasi yang dinilai membahayakan pengguna jalan, seperti jalur ekstrem di kawasan Batu Gundul, pemasangan lampu diizinkan lebih dulu meski jaringan belum lengkap.
 
"Keselamatan perjalanan jadi prioritas, baru kemudian dipasang jaringan dan meter," ungkap pejabat asal Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini.7 lik

Komentar