nusabali

RSUD Giri Asih dan Suwiti Menanti Izin Operasional

  • www.nusabali.com-rsud-giri-asih-dan-suwiti-menanti-izin-operasional

MANGUPURA, NusaBali - Dua rumah sakit baru di Kabupaten Badung, yakni RSUD Giri Asih Abiansemal dan RSUD Suwiti Petang yang sudah cukup lama dibangun, hingga kini belum beroperasi penuh. Sebab, izin operasional kedua rumah sakit milik pemerintah itu tengah berproses.

Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr Made Padma Puspita, mengakui pengoperasian rumah sakit baru harus melalui sejumlah tahapan yang ketat. “Kalau terkait operasional rumah sakit itu ada tahapan-tahapan. Yang pertama izin operasional, setelah itu akreditasi rumah sakit,” ujarnya, Minggu (11/1).

Terkait izin operasional, dr Padma mengatakan bahwa prosesnya masih berjalan dan berharap dapat rampung dalam waktu dekat. “Astungkara, mudah-mudahan bulan niki keluar. Sudah divisitasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Badung, dan dari PERSI juga sudah ke sana,” ucapnya.

Mantan Wakil Direktur Pelayanan RSD Mangusada itu menegaskan, tanpa akreditasi rumah sakit tidak bisa menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Setelah akreditasi rampung, barulah dilakukan proses kredensialing oleh BPJS. “Kalau belum akreditasi, tidak boleh atau tidak bisa juga kerja sama dengan BPJS. Nah, setelah itu baru kerja sama BPJS,” jelas dr Padma.

Selain kesiapan izin operasional dan administrasi lainya, lanjut dr Padma, saat ini juga sedang dilakukan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), yang mana kebutuhan dokter spesialis masih dalam tahap pemenuhan. Bahkan akan dilakukan pergeseran tenaga dari RSD Mangusada sebagai rumah sakit induk ke RSUD Giri Asih dan RSUD Suwiti.

“Saat ini sedang melengkapi SDM. Nah, memang ada beberapa tenaga kesehatan seperti dokter spesialis yang akan kita lakukan pergeseran, karena kita kan punya rumah sakit induk di RSD Mangusada. Semeton kita yang di Petang maupun di Abiansemal kan juga membutuhkan layanan,” ucap dr Padma.

Ia menekankan, kecepatan layanan tetap harus sejalan dengan mutu. Pihaknya tidak ingin pembukaan rumah sakit justru mengorbankan kualitas pelayanan kesehatan. Sementara itu, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Abiansemal dan Petang dinilai sangat tinggi. RSUD Giri Asih sendiri saat ini baru dirancang dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur (bed).

“Kalau yang Abiansemal itu sudah kita survei juga sebenarnya, cukup tinggi keinginan masyarakat. Hanya saja di sana masih 100 bed. Mudah-mudahan fiskal kita bagus, nanti dibangun lagi ruangan di RSUD Giri Asih. RSUD Suwiti nanti ada yang berbeda sedikit, bahkan itu mudah-mudahan bisa internasional di RSUD Suwiti,” katanya. 7 ind

Komentar