Jadi Satu di Gedung Baru, Diskarmat dan BPBD Badung Mulai Pindahan
MANGUPURA, NusaBali - Gedung baru di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung yang diperuntukkan sebagai kantor Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, resmi dipelaspas pada Buda Wage Merakih, Rabu (7/1). Usai pemelaspasan, kedua instansi tersebut langsung memulai pindahan.
Kepala Diskarmat Badung, I Wayan Wirya, mengatakan proses pindah kantor sudah mulai dilakukan setelah upacara pemelaspasan. Kantor lama Diskarmat di Jalan Kebo Iwa, Denpasar, tidak lagi digunakan sebagai markas induk. “Kami sudah mulai pindah sejak tanggal 7 Januari. Yang dipindah itu mako induk dan rescue, semuanya pindah ke Puspem Badung. Sedangkan kantor lama nantinya akan dimanfaatkan oleh Dinas PUPR,” ujarnya, Jumat (9/1).
Dikatakan, kepindahan ke Puspem Badung hanya untuk mako induk. Sedangkan pos Diskarmat, tetap berfungsi sebagaimana biasanya. “Kalau Satker kami punya tiga, Abiansemal, Dalung, dan Kunti. Itu Satker. Kalau yang pos itu di Pelaga, Petang, Mengwi. Kami punya Pos Majapahit, ITDC, dan BPG. Pos damkar yang di Puspem sebelumnya juga masih berfungsi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Badung I Wayan Darma menambahkan, BPBD juga mulai pindah dari kantor induk yang sebelumnya berada di Kelurahan Seminyak, Kuta. Diketahui, di lokasi kantor sebelumnya, kerap terdampak banjir saat musim hujan. Meski kantor induk pindah, Darma menegaskan pos pelayanan BPBD di wilayah selatan tetap berfungsi.
“Tetap ada posko di Kuta. Itu Pos Penanganan, Pos TRC untuk Badung Selatan dan Kuta Selatan. Yang di Puspem sekarang membawahi Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, sementara pos di Petang berdiri sendiri,” terangnya.
Menurut mantan Camat Petang itu, proses pemindahan administrasi, berkas, dan mebel diperkirakan rampung dalam empat hari. Perpindahan kantor ke Puspem Badung ini diharapkan bisa mempercepat koordinasi lintas instansi, terutama saat dibutuhkan rapat mendadak. ind
Komentar