Epos Laut Disiapkan di Panti Gede, Bidik 16 Besar Kasanga Festival 2026
DENPASAR, NusaBali.com – Sekaa Teruna (ST) Yowana Kertha Yoga, Banjar Panti Gede, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, mulai memantapkan garapan ogoh-ogoh untuk menyambut Tahun Baru Caka 1948 yang dirangkaikan dengan Kasanga Festival 2026. Tahun ini, ST Yowana Kertha Yoga menghadirkan empat tokoh karakter ogoh-ogoh yang terinspirasi dari semesta lautan.
Empat tokoh tersebut terdiri atas sosok Dewi, kesatria, makhluk lautan, serta sebuah perahu yang dirangkai dalam satu alur cerita. Konsep ini selaras dengan tema air yang diusung dalam Kasanga Festival 2026, sekaligus menjadi ruang eksplorasi kreatif bagi yowana Banjar Panti Gede.
Ketua ST Yowana Kertha Yoga sekaligus Ketua Panitia Ogoh-ogoh 2026, I Made Wira Rimbawan alias Opet, mengatakan proses pembuatan ogoh-ogoh telah dimulai sejak Desember 2025. Hingga awal Januari ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 40 persen.
“Kami memang terbilang start agak telat karena ada beberapa agenda sebelumnya. Tapi sejak Desember lalu kami langsung gerak cepat supaya tidak kelabakan menjelang penilaian,” ujar Opet.
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ST Yowana Kertha Yoga menargetkan ogoh-ogoh sudah rampung jauh sebelum hari penilaian. Menurut Opet, penyelesaian ogoh-ogoh yang mepet dengan waktu penilaian kerap berdampak pada hasil yang kurang maksimal.
“Biasanya H-1 bahkan H-beberapa jam baru selesai. Tahun ini kami usahakan sudah finish sebelum H-1 agar hasilnya benar-benar maksimal,” tegasnya.
Dari sisi anggaran, Opet menyebutkan pihaknya memilih bersikap all in demi kualitas karya. Pada 2025 lalu, ST Yowana Kertha Yoga menganggarkan dana sekitar Rp80 juta. Meski belum berhasil menembus 16 besar di tingkat kota, mereka meraih prestasi membanggakan di tingkat desa dengan menyabet Juara I Ogoh-ogoh dan Juara I fragmen tari Desa Pemecutan Kaja.
“Tahun 2026 ini kami ingin mengobati kekecewaan tahun lalu. Target kami jelas, tembus 16 besar, dengan memaksimalkan karya dan memperkuat potensi SDM lokal Banjar Panti Gede,” katanya.
Selain fokus pada prestasi, ST Yowana Kertha Yoga juga berharap pelaksanaan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dapat berlangsung kondusif. Opet menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keharmonisan selama pengarakan ogoh-ogoh.
“Harapan kami, Nyepi tahun ini berjalan aman dan tidak ada kericuhan seperti sebelumnya. Astungkara ke depan, penyelenggaraan Kasanga Festival juga semakin tertata agar kami sebagai peserta bisa lebih terarah dalam berkarya,” pungkasnya. *m03
Komentar