nusabali

DLHK Bangli Bahas Dokumen Lingkungan

Soal Rencana Badung dan Denpasar Buang Sampah ke Bangli

  • www.nusabali.com-dlhk-bangli-bahas-dokumen-lingkungan

Saat dikonfirmasi terkait hasil dari rapat tersebut, Ganda Wijaya enggan merinci secara pasti.

BANGLI, NusaBali
Wacana untuk pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangklet di Desa Landih, Kecamatan Bangli, Bangli, sebagai alternatif pembuangan sampah dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, kini terus dikaji. Pemkab Bangli melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mengikuti rapat bersama jajaran kementerian untuk membahas dokumen lingkungan.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta belum memberikan komentar lebih jauh terkait kelanjutan atau titik terang wacana pembuangan sampah dari wilayah Badung dan Denpasar ke daerah Bangli. Dia pun menyarankan untuk menghubungi Kepala Dinas LHK Bangli terkait rapat yang digelar bersama kementerian, belum lama ini. "Boleh hubungi Pak Kadis LHK," ujarnya menyarankan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (4/1). 

Adanya pembahasan dokumen lingkungan ini tidak dipungkiri oleh Kepala Dinas LHK Bangli I Putu Ganda Wijaya. Dia mengakui sudah mengikuti rapat dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup pada Jumat (2/1) lalu di Denpasar. Ada pun agenda rapat itu terkait dokumen lingkungan nantinya. Namun, saat dikonfirmasi terkait hasil dari rapat tersebut, Ganda Wijaya enggan merinci secara pasti. "Tiyang (saya, Red) masih di Denpasar mengikuti rapat dengan Kementerian. Bahas soal dokumen lingkungan," ujarnya, terpisah.

Sebagaimana diketahui, wacana Kabupaten Badung dan Kota Denpasar untuk membuang sampah ke TPA Landih, Bangli, ini mulai bergulir setelah Gubernur Bali Wayan Koster menutup TPA Suwung, Denpasar Selatan. Meski belakangan, Gubernur Koster kembali membuka akses dengan waktu yang telah ditentukan. 

Alternatif TPA Landih, Bangli, ini pun terus menjadi perhatian masyarakat, termasuk warga Bangli. Banyak yang menyayangkan rencana tersebut. Namun, ada juga yang sepakat. Tapi, kepastian atas rencana tersebut belum menemukan titik terang.7dar

Komentar