Posyandu Remaja Desa Dauh Puri Kauh, Sarana Cek Sekaligus Edukasi Kesehatan
DENPASAR, NusaBali.com – Pemerintah Desa Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat terus mengoptimalkan pelaksanaan Posyandu Remaja sebagai upaya menjaga kesehatan generasi muda. Kegiatan yang menyasar pelajar mulai kelas VI SD hingga SMA/SMK ini fokus pada pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi pola hidup sehat.
Kasi Kesejahteraan Desa Dauh Puri Kauh, Putu Suarjaya, Rabu (31/12/2025), menjelaskan bahwa melalui Posyandu Remaja para peserta mendapatkan layanan pengecekan hemoglobin (HB), tekanan darah, pengukuran lingkar lengan, serta pemantauan kondisi kesehatan lainnya. Edukasi pola makan sehat juga digencarkan, mengingat masih banyak remaja yang gemar mengonsumsi makanan cepat saji dan kurang memperhatikan kesehatan.
Posyandu Remaja digelar rutin dan terjadwal di masing-masing banjar sejak lima tahun lalu, namun pada periode kali ini baru menyasar dua banjar yakni Banjar Sumuh dan Banjar Jematang. Pemerintah desa mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sedangkan tenaga kesehatan berasal dari Puskesmas setempat.
Program yang berjalan sekitar empat tahun terakhir ini diharapkan mampu menekan kasus gangguan kesehatan pada remaja sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini. Selain pemeriksaan fisik, Posyandu Remaja juga menjadi sarana edukasi untuk mencegah kenakalan remaja. Materi yang diberikan mencakup bahaya narkoba, rokok, hingga pergaulan bebas, dengan menggandeng petugas kesehatan dan sejumlah pihak seperti Badan Narkotika Nasional (BNN).
Materi disampaikan secara komunikatif melalui penyuluhan, tayangan video, dan media audiovisual agar mudah dipahami. Program ini menjadi bagian dari Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menaruh perhatian pada kesehatan di seluruh siklus kehidupan, dari balita, remaja, hingga lansia. Pemerintah desa berharap kegiatan ini mampu mengantisipasi berbagai permasalahan sosial yang kerap muncul pada usia remaja.
Pelaksanaan Posyandu Remaja di masing-masing banjar juga bertujuan agar peserta merasa nyaman mengikuti kegiatan bersama lingkungan terdekatnya. Agar lebih menarik, kegiatan dikembangkan dengan pendekatan rekreatif seperti senam, permainan psikologi, lomba-lomba, hingga outbound. Saat digelar di luar ruangan, jumlah peserta bahkan bisa melampaui target. Dengan target 40 orang per kegiatan, kehadiran remaja bisa mencapai sekitar 50 peserta.
Kegiatan Posyandu Remaja rata-rata dilaksanakan pada akhir pekan agar tidak mengganggu aktivitas sekolah. Saat ini Desa Dauh Puri Kauh memiliki tujuh banjar, dan seluruhnya telah menyelenggarakan Posyandu Remaja secara aktif.
Melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, Posyandu Remaja di Desa Dauh Puri Kauh diharapkan tidak sekadar menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ruang sosial bagi remaja untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik maupun mental, sekaligus membentuk perilaku hidup sehat sejak dini. ✽may
Komentar