nusabali

Kelurahan Jimbaran Fokus Penanganan Sampah Berbasis Sumber

  • www.nusabali.com-kelurahan-jimbaran-fokus-penanganan-sampah-berbasis-sumber

MANGUPURA, NusaBali - Pemerintah Kecamatan Kuta Selatan bersama Kelurahan Jimbaran menggelar rapat koordinasi penanganan sampah berkelanjutan sebagai respons atas persoalan sampah yang masih terjadi di kawasan permukiman dan area publik pada Selasa (30/12).

Rapat tersebut menekankan pentingnya langkah terukur dan terkoordinasi, terutama di wilayah dengan aktivitas pariwisata yang tinggi seperti Jimbaran.

Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta mengatakan, persoalan sampah di Jimbaran tidak dapat ditangani secara insidental. Dia menilai, diperlukan pendekatan bertahap yang dimulai dari pengelolaan di tingkat rumah tangga dan lingkungan, sembari menyiapkan sistem jangka panjang yang lebih mandiri. “Penanganan jangka pendek diperlukan agar persoalan tidak semakin meluas, namun tetap harus sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang,” ujar Gede Arta dikonfirmasi Selasa (30/12).

Rapat tersebut dihadiri Anggota DPRD Badung Daerah Pemilihan Jimbaran Made Sudira, Lurah Jimbaran, perwakilan Desa Adat Jimbaran, LPM, para kepala lingkungan, serta pengelola Pasar Desa Adat Jimbaran. Salah satu poin yang dibahas adalah penguatan peran lingkungan dan pasar dalam pengawasan pemilahan sampah, khususnya sampah organik.

Arta menjelaskan, Kelurahan Jimbaran telah menjalankan program pengurangan sampah organik melalui distribusi 238 unit Tong Edan atau tong komposter kepada masyarakat sepanjang 2024–2025. Program tersebut, kata dia, diarahkan untuk menekan volume sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS maupun TPA. Selain Tong Edan, pengembangan Teba Modern atau komposter rumah tangga juga mulai disiapkan bagi warga yang memiliki pekarangan. Konsep ini dinilai relevan karena memanfaatkan kearifan lokal sekaligus mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber.“Pengolahan sampah dari rumah tangga menjadi kunci. Jika sampah organik bisa ditangani di lingkungan masing-masing, beban pengangkutan dapat dikurangi,” kata Arta.

Untuk jangka panjang, pihaknya berencana melakukan penjajakan kerja sama lintas pihak serta kemungkinan pemanfaatan lahan milik pemerintah sebagai lokasi TPS3R. Keberadaan TPS3R di wilayah Jimbaran diharapkan mampu menjadi pusat pengolahan sampah berbasis sumber sekaligus mengurangi ketergantungan pada TPA. Sebagai tindak lanjut, disepakati pula pembentukan Satgas Sampah Kelurahan Jimbaran. Satgas ini akan berperan dalam koordinasi lintas unsur, pengawasan rutin di lapangan, serta edukasi masyarakat terkait pemilahan dan pengelolaan sampah. Mantan Sekcam ini mengatakan, rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi dan peran seluruh pihak dalam penanganan sampah. Melalui penguatan koordinasi dan pengelolaan berbasis sumber, penanganan sampah di Jimbaran diharapkan dapat berjalan lebih terkendali dan berkelanjutan. “Yang terpenting adalah konsistensi pelaksanaan di lapangan dan keterlibatan masyarakat,” tegasnya. *ol3

Komentar