nusabali

Tabrakan Maut di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Sopir dan Seorang Balita Meninggal

  • www.nusabali.com-tabrakan-maut-di-jalur-denpasar-gilimanuk-sopir-dan-seorang-balita-meninggal

TABANAN, NusaBali - Kecelakaan lalu lintas menelan korban jiwa terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Suraberata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Sabtu (27/12) siang.

Insiden tabrakan antara minibus dan truk ini merenggut dua korban jiwa, yakni sopir minibus dan seorang balita.

Kasatlantas Polres Tabanan AKP Anton Suherman, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.10 Wita. Saat itu kendaraan truk dengan nomor polisi DK 8687 WY yang dikemudikan I Gusti Komang Arnawa datang dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). 

Setibanya di lokasi kejadian diduga sopir truk asal Jembrana ini mengambil haluan kendaraan lain, naas dari arah berlawanan (barat) datang kendaraan minibus Espass dengan nomor polisi AE 1526 VQ yang dikemudikan Sukamto, 44, asal Ngawi, Jawa Timur.

Karena jarak terlalu dekat tabrakan maut pun tak bisa dihindari. Mobil minibus Espass yang membawa rombongan keluarga asal Madiun, Jawa Timur, ini terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter. 

“Jadi karena benturan keras, minibus terguling dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter,” kata AKP Anton.

AKP Anton mengungkapkan, sopir minibus Sukamto meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara satu penumpang balita perempuan berusia empat tahun, FNPP, sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia di RSUD Tabanan.

Dalam minibus tersebut terdapat sembilan orang penumpang (termasuk sopir dan korban balita meninggal) yang merupakan satu rombongan keluarga dari Madiun. Mereka diketahui hendak menghadiri acara pernikahan keluarga di wilayah Kerambitan, Tabanan. 

Adapun identitas penumpang minibus yakni Suroto, 57, dalam kondisi selamat, Yuna Sari, 32, mengalami sesak dan nyeri dada serta dirujuk ke RSUD Tabanan. Tintin Dwi Yuliani, 19, mengalami luka lecet di bibir. Mustofa Hiro Putra P, 9, selamat. Fatihah Keyssya Putri P, 13, selamat. Aqila Febri Puji Lestari, 11, mengalami patah tulang tangan kanan dan dirujuk ke RSUD Tabanan, serta Agung Prayitno, 37, dalam kondisi selamat.

Sementara itu, sopir truk bernama I Gusti Komang Arnawa dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui beraspal baik, cuaca cerah, namun berada di tikungan landai yang rawan kecelakaan.

“Petugas langsung mendatangi TKP, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan, serta meminta keterangan saksi-saksi. Peristiwa ini masih dalam penanganan lebih lanjut,” tambah AKP Anton.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 15 juta. “Kami kembali mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur nasional yang memiliki tikungan dan volume kendaraan tinggi,” pesan AKP Anton. 

Untuk saat ini sopir truk masih dimintai keterangan lebih lanjut. 7 des

Komentar