nusabali

Adi Arnawa Minta Hati-Hati Sikapi Isu Bali Sepi

  • www.nusabali.com-adi-arnawa-minta-hati-hati-sikapi-isu-bali-sepi

MANGUPURA, NusaBali.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta seluruh pihak berhati-hati menyikapi isu Bali sepi kunjungan wisatawan jelang libur Natal dan tahun baru ini.

Bupati meminta masyarakat khususnya yang aktif di media sosial untuk bijak dalam mengembangkan isu di jagat maya. Sebab, isu negatif yang terjadi di Bali akan dimanfaatkan kompetitor untuk mendiskreditkan pariwisata Pulau Dewata.

Kita harus hati-hati dengan isu Bali yang dibilang sepi. Karena saya dapat informasi okupansi sudah 85 persen, jadi saya belum berani menyatakan itu ada penurunan,” ujar Adi Arnawa ketika ditemui di Bale Subak Blahkiuh, Abiansemal, Badung, Selasa (23/12/2025).

Menurut Adi Arnawa, isu lingkungan seperti banjir nyatanya sekarang masih menjadi bahan menyerang pariwisata Bali. Padahal, banjir tidak hanya terjadi di Bali atau daerah lain di Tanah Air, bencana serupa juga terjadi di beberapa negara Asia Tenggara yang jadi kompetitor Bali.

“Padahal sudah tidak banjir, dibilang masih banjir. Di Kuta ada begini, begitu—padahal sudah tidak ada seperti itu,” tegasnya.

Bupati menilai situasi ini diperparah pola pemberitaan—ditambah dengan penyebaran informasi yang berkembang di media sosial. Akhirnya, informasi menjadi teramplifikasi dan bahkan meleset dari fakta lapangan.

“Pemberitaannya juga terkadang terlalu dibesar-besarkan. Saya enggak tahu, mungkin ini bagian dari persaingan kompetitor—sehingga itu dibesar-besarkan di media sosial,” ungkap Bupati Badung asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan ini.

Lebih lanjut, Adi Arnawa menilai masih dini menyebut Bali sepi kunjungan wisatawan—terutama wisatawan mancanegara. Sebab, periode liburan masih berlangsung sampai Januari 2026. Yang lebih penting dipertanyakan menurutnya adalah di mana wisatawan kini menginap.

Meski begitu, Bupati mengiyakan bahwa terjadi penurunan kunjungan wisatawan domestik ke Bali. Menurutnya, hal ini disebabkan penurunan daya beli dan tidak lepas pula dari isu kebencanaan. *rat

Komentar