Jatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas
DENPASAR, NusaBali - Seorang anak buah kapal (ABK) KM Permata 32 bernama Denis Muldini, 27, ditemukan meninggal dunia di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (16/12) pagi sekitar pukul 08.00 Wita.
Korban asal kampung Bojong Kelapa, Desa Bojonglarang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu diduga terjatuh dan tenggelam di sela-sela kapal saat KM Permata 32 sedang sandar di dermaga.
Peristiwa nahas itu bermula pada Senin (15/12) malam. Salah seorang saksi bernama Nuwanto, 27, ABK KM Permata 168, menerangkan bahwa korban sempat mendatanginya untuk menumpang cas HP. Saat itu korban menyeberang dari KM Permata 32 menuju kapal saksi dengan melintasi damprah atau penyangga kapal.
“Korban minta izin ke saksi untuk cas HP. Pada saat korban melangkah dari kapal KM Permata 32 ke dermaga menginjak damprah lalu terpeleset dan terjatuh di sela-sela kapal dan dermaga,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, kemarin siang.
Saksi sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan selang panjang ke arah korban. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran korban tidak mampu meraih selang. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa.
Menerima laporan adanya ABK terjatuh dari kapal, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 03.00 Wita. Aparat kepolisian kemudian berkoordinasi dengan tim SAR Basarnas Denpasar untuk melakukan pencarian di sekitar titik jatuhnya korban.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya menemukan korban pada pukul 08.00 Wita. Sayangnya, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan pada kedalaman 3 meter. Posisinya telungkup menghadap ke barat. Saat ditemukan jenazah korban masih mengunakan berbaju kaos lengan panjang warna hitam, celana panjang warna hitam, di leher tergantung tas kecil warna hitam, di jari ada cicin perak,” jelas AKP Sukadi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke darat dan dititipkan sementara di RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar (RSUP Sanglah) untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari tim Identifikasi Polresta Denpasar, tidak ditemukan adanya luka fisik pada tubuh korban yang mengarah pada tindak pidana.
Peristiwa tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa. Polisi telah memintai keterangan saksi-saksi, membuat laporan kejadian, serta melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan kronologi kejadian secara lengkap.7 cr80
Komentar