nusabali

Bandara Ngurah Rai Layani Rute Baru TransNusa

Perluas Jangkauan di Wilayah Indonesia Tengah

  • www.nusabali.com-bandara-ngurah-rai-layani-rute-baru-transnusa

MANGUPURA, NusaBali - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Tuban, Kecamatan Kuta, Badung kini melayani dua rute penerbangan baru melalui maskapai TransNusa. Rute baru tersebut yakni Denpasar–Lombok–Denpasar dan Denpasar–Bima–Denpasar, yang mulai beroperasi Senin (15/12).

Pulau Lombok yang selama ini menjadi destinasi lanjutan utama dari Pulau Dewata (Bali), kini mendapatkan tambahan empat frekuensi penerbangan pulang-pergi setiap hari dari TransNusa. Dengan tambahan tersebut, total penerbangan Denpasar–Lombok yang beroperasi setiap hari mencapai 14 kali pulang-pergi. Selain Lombok, konektivitas Bali ke Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur juga diperkuat melalui dibukanya rute Denpasar–Bima. TransNusa mengoperasikan penerbangan ini dua kali sehari pulang-pergi dan menjadi satu-satunya layanan penerbangan langsung dari dan menuju Bima saat ini.

General Manager Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab mengatakan penguatan konektivitas domestik merupakan bagian dari strategi besar bandara dalam mendukung ekosistem pariwisata nasional. Pihaknya ingin mendorong agar Bandara Ngurah Rai memiliki konektivitas yang luas dan merata. Sebab, dia menilai dampaknya tidak hanya memberikan kemudahan kepada masyarakat dan menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, tetapi juga dapat menjadi katalis dalam pemerataan pariwisata di Indonesia. “Dengan bertambahnya jumlah penerbangan dari Bali ke kota-kota di Indonesia akan mendukung konsep perjalanan yang terintegrasi. Konektivitas langsung ini kami harapkan dapat mendorong pemerataan arus wisatawan dan memperkuat pertumbuhan destinasi wisata lanjutan dari Bali,” ujar Ahmad Syaugi pada Selasa (16/12) siang.

Lebih lanjut dikatakan Ahmad Syaugi, kehadiran penerbangan reguler ke Lombok dan Bima juga disebut mencerminkan kesiapan infrastruktur Bandara Ngurah Rai dalam melayani pengembangan rute domestik. Langkah ini dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang lebih luas. Sementara itu, dari sisi kinerja operasional tahun 2025, Ahmad Syaugi menjelaskan jika Bandara Ngurah Rai menunjukkan tren positif. Hingga November, Bandara Ngurah Rai telah melayani total 22.118.214 penumpang yang diangkut dari 130.563 pergerakan penerbangan. “Penambahan rute penerbangan menjelang musim puncak liburan Natal dan tahun baru ini menjadi salah satu strategi yang tepat untuk menjaga momentum pertumbuhan trafik, sekaligus memberikan layanan prima melalui ragam pilihan destinasi,” tambahnya.*ol3

Komentar