Banjir dan Hujan Deras, Jasindo Belum Terima Pengajuan Klaim AUTP
DENPASAR, NusaBali.com - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Cabang Denpasar hingga kini belum menerima pengajuan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) terkait dampak hujan deras dan banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Cabang Jasindo Denpasar Erwin A. Sasongko, Selasa (16/12/2025), mengatakan hingga saat ini belum ada laporan klaim dari petani peserta AUTP akibat bencana banjir.
“Sampai saat ini kami dari Jasindo Denpasar belum menerima laporan klaim AUTP akibat banjir,” ujarnya.
Meski demikian, Jasindo tetap melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga komunitas pertanian, guna mengantisipasi serta meminimalkan risiko gagal panen akibat bencana alam, serangan hama, maupun penyakit tanaman.
Erwin menjelaskan, pada tahun 2025 luas lahan padi yang diasuransikan melalui program AUTP di Jasindo Denpasar mencapai 7.271,16 hektare. Dari jumlah tersebut, seluas 744,80 hektare berada di Kota Denpasar, sementara sisanya merupakan lahan sawah di Kabupaten Badung. Hingga akhir tahun ini, baru dua daerah tersebut yang tercatat menjadi peserta AUTP, sedangkan kabupaten lain di Bali belum mendaftarkan lahannya.
Ia menambahkan, pengajuan dan pemantauan klaim AUTP dapat dilakukan melalui aplikasi SIAP (Sistem Informasi Asuransi Pertanian). Aplikasi ini memudahkan petani dalam mengajukan klaim sekaligus mempercepat proses verifikasi dan monitoring.
Adapun syarat pengajuan klaim AUTP antara lain kerusakan tanaman padi minimal 75 persen akibat bencana alam seperti banjir atau kekeringan, maupun serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dengan usia tanaman minimal 10 hari setelah tanam.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar AA Gde Bayu Brahmasta menyampaikan, berdasarkan data sementara, belum ditemukan lahan sawah yang mengalami gagal panen akibat hujan deras dan banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.*may
Komentar