Jelang Denfest, 172 Tenant UMKM Bersiap Isi Kawasan Jalan Gajah Mada
DENPASAR, NusaBali - Menjelang pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) 2025, persiapan di kawasan Jalan Gajah Mada, mulai terlihat.
Sejumlah tenda tenant, khususnya sektor kuliner, telah berdiri di kawasan tersebut yang akan menjadi salah satu venue utama Denfest yang berlangsung pada 20–24 Desember 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti, mengatakan persiapan Denfest kini memasuki tahap teknis. Sebanyak 172 tenant UMKM yang akan berpartisipasi telah mengikuti technical meeting (TM) guna membahas pembagian stan serta mekanisme operasional selama festival berlangsung.
“Seluruh tenant yang terlibat sudah melalui proses kurasi sebelumnya. Dari total 172 tenant, sebanyak 90 bergerak di sektor kriya, fesyen, dan agro, sementara 82 lainnya merupakan tenant kuliner dan kopi,” ujar Riyastiti, Senin (15/12).
Dia menjelaskan, technical meeting tidak hanya membahas penempatan stan, tetapi juga penerapan konsep festival berkelanjutan, khususnya pengelolaan sampah mandiri. Dalam hal ini, Dinas Pariwisata Kota Denpasar bekerja sama dengan Waste Department dari komunitas peduli lingkungan Eling Ring Pertiwi yang akan memberikan pendampingan teknis selama Denfest.
Selain itu, technical meeting juga diisi pemaparan lintas sektor untuk memastikan kualitas dan keamanan penyelenggaraan. Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bali memberikan materi terkait keamanan pangan bagi tenant kuliner, agar produk yang disajikan memenuhi standar kesehatan.
Sementara itu, perwakilan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali memaparkan sistem digitalisasi pembayaran untuk mendorong transaksi non-tunai selama festival.
Perwakilan komunitas Eling Ring Pertiwi turut menjelaskan mekanisme pemilahan sampah organik dan anorganik yang wajib diterapkan oleh seluruh tenant sejak dari sumber. Langkah ini diharapkan mampu menekan volume sampah residu, serta meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pengelolaan lingkungan.
Riyastiti menegaskan, Denfest 2025 tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata dan produk UMKM lokal, tetapi juga sarana edukasi penerapan konsep ramah lingkungan. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Denfest diharapkan mampu berjalan tertib, aman, serta memberi dampak positif bagi perekonomian dan citra Kota Denpasar. 7 mis
Komentar