nusabali

3 Besar Kandidat 4 JPTP Jembrana Ditetapkan

  • www.nusabali.com-3-besar-kandidat-4-jptp-jembrana-ditetapkan

NEGARA, NusaBali - Tahapan seleksi terbuka pengisian empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Jembrana Tahun 2025 akhirnya tuntas.

Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil akhir seleksi dan telah menelurkan 3 ranking teratas di masing-masing lowong pada 4 jabatan yang dilelang.

Empat jabatan yang dilelang adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Kadis Nakerperin), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sebelumnya, ada 23 peserta internal Pemkab Jembrana yang lolos seleksi administrasi dan berhak memperebutkan keempat lowongan tersebut. 

Posisi yang paling banyak diminati adalah Kadis Nakerperin dengan jumlah 7 pelamar. Kemudian, lowongan Kepala Brida dan Kepala Bappeda masing-masing diperebutkan oleh 6 pelamar. Sementara posisi Kepala BPKAD diperebutkan oleh 4 pelamar. 

Terkait hasil 3 besar di masing-masing lowong itu pun sudah bisa dipastikan melalui Pengumuman Nomor 45/XII/PANSEL JPT/2025 tentang hasil penilaian akhir seleksi 4 JPTP tersebut. Hasil itu pun dinyatakan sudah dimasukan ke sistem untuk diteruskan kepada Pejabat Pembina Kepegawain (PPK), yakni Bupati yang punya wewenang memilih salah satu di antara 3 calon. 

Sesuai pengumuman itu, yang masuk 3 besar dalam perebutan jabatan Kadis Nakerperin, terdiri dari dua orang luar Nakerperin dan satu orang internal Nakerprin. Mereka adalah Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi (Sekretaris Kecamatan Negara) dengan nilai 84,35, Made Dwiari Lestari (Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Nakerperin) dengan nilai 83,16, dan I Wayan Putra Mahardika (Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Setda) dengan nilai 81,47.

Untuk posisi Kepala Brida, ketiga besar calon yang berpeluang terpilih, seluruhnya berasal dari luar Brida. Masing-masing Ida Bagus Ketut Budi Aryana (Sekretaris pada Dinas Komunikasi dan Informatika) dengan nilai akhir 85,37, I Ketut Santiyasa (Kepala Bagian Organisasi dan Perpustakaan pada Setda) dengan nilai 82,12, dan I Ketut Raka Wiyadnyana (Kepala Bidang Infrastruktur dan Aplikasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika) dengan nilai 81,80.

Selanjutnya, 3 besar dalam lelang Kepala Bappeda jug berasal dari para peserta di luar Bappeda. Mereka adalah I Gusti Made Wijaya (Inspektur Pembantu Investigasi pada Inspektorat) dengan nilai akhir tertinggi 87,03, disusul I Wayan Harta Wijaya (Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Jembrana) dengan nilai 82,56, dan I Made Cipta Wahyudi (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup) dengan nilai 81,93.

Sementara itu, pada posisi Kepala BPKAD, ketiganya berasal dari internal BPKAD sendiri. Kandidat dengan nilai tertinggi adalah I Gede Gus Diendi (Kepala Bidang Perencanaan Anggaran Daerah) dengan nilai 85,80, diikuti I Komang Susila (Sekretaris BPKAD) dengan nilai 84,17, dan Luh Putu Winarti Suwarna (Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah) dengan nilai 81,10.

Ketua Pansel yang juga Sekda Jembrna I Made Budiasa saat dikonfirmasi Minggu (14/12), membenarkan sudah adanya pengumuman hasil akhir seleksi 4 JPTP tersebut. Menurutnya, para calon yang masuk tiga besar di masing-masing lowong itu sudah secara otomasis tersampaikan melalui pengumuman hasil seleksi tersebut. "Sekarang semua proses pakai sistem. Ada sistem ASN Karier dari BKN (Badan Kepegawaian Negara). Makanya kita tidak perlu lagi bersurat untuk ," ucap Sekda Budiasa.

Menurut Sekda Budiasa, dengan telah diumumkannya hasil akhir itu, tugas Pansel sudah selesai. Selanjutya, Bupati selaku PPK tinggal memilih salah satu dari 3 calon. "Nanti siapa yang dipilih oleh Bupati juga disampaikan di sistem. Sekarang tinggal menunggu keputusan bapak Bupati dan proses persetujuan ke BKN," ujarnya.

Sekda Budiasa menyatakan, untuk pelantikan 4 JPTP itu ditargetkan sudah bisa dilaksanakan pada akhir tahun 2025 ini. Namun, untuk kepastian pelantikan itu menyesuaikan dengan penentuan pilihan dari Bupati dan pesetujuan BKN. "Kita harapkan di awal tahun sudah ada pejabat definitif. Mudah-mudahan nanti proses di BKN bisa cepat," ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat dikonfirmasi Jumat (12/12) lalu, menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan seluruh proses seleksi JPTP itu berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Saat itu ia mengaku belum menerima belum menerima hasil akhir lelang 4 JPTP tersebut.

Ketika disinggung apakah akan memilih calon di ranking pertama atau ada kemungkinan lain, Bupati Kembang belum memberikan jawaban pasti. Namun, dia menegaskan bahwa sesuai aturan, ia bisa memilih di antara nama-nama yang telah masuk 3 besar. "Boleh memilih," tegas Bupati Kembang.7ode

Komentar