Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan Diprediksi Melonjak
MANGUPURA, NusaBali - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung optimistis terjadi peningkatan kunjungan wisatawan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Ketua BPPD Badung Ida Bagus Namarupa memperkirakan pertumbuhan kunjungan wisatawan berada pada kisaran 2 hingga 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurutnya, tren lonjakan wisatawan pada awal Desember hingga akhir tahun merupakan pola yang berulang dan telah terjadi selama puluhan tahun, khususnya di wilayah Badung sebagai pusat pariwisata Bali. “Lonjakan biasanya terjadi mendekati hari Natal hingga pergantian tahun, seiring meningkatnya aktivitas liburan dan perayaan akhir tahun,” ujarnya belum lama ini.
Untuk periode akhir tahun ini, Namarupa memperkirakan pertumbuhan kunjungan wisatawan berada pada kisaran 2 hingga 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Sebetulnya evaluasi pertumbuhan tidak bisa hanya dilihat dari satu bulan, melainkan secara tahunan dan komparatif. Kalau peak season sendiri sebenarnya telah terjadi sejak musim liburan pertengahan tahun,” kata Namarupa.
Wisatawan domestik diprediksi masih mendominasi kunjungan ke Badung selama Nataru. Faktor pendukung lain, frekuensi penerbangan meningkat serta akses transportasi darat dan penyeberangan laut yang turut menyumbang peningkatan kunjungan wisatawan ke Badung. Selain itu, beragam pesta dan perayaan malam tahun baru dengan konsep unik di Badung juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk menghabiskan akhir tahun.
Pada bagian lain, Namarupa mengakui bahwa pascapandemi Covid-19, terjadi pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan secara keseluruhan. Pertumbuhan ini diiringi dengan berbagai tantangan, namun tetap menunjukkan tren positif dari sisi kuantitas kunjungan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Terkait kualitas wisatawan, kita masih menemukan tantangan terkait keterbatasan data riil, terutama terkait daya belanja (spending power). Meski demikian, indikator di lapangan menunjukkan adanya peningkatan, seperti kemampuan pengelola hotel menaikkan tarif kamar secara signifikan, yang mencerminkan peningkatan daya beli wisatawan pasca pandemi,” kata Namarupa.
Namarupa menambahkan, meskipun target menuju quality tourism masih dalam proses, BPPD Badung terus berupaya menjalankan berbagai promosi sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, dan Indonesia. 7 ind
Komentar