nusabali

Aksi Bersih Pantai Kuta Kumpulkan 186,5 Kg Sampah

  • www.nusabali.com-aksi-bersih-pantai-kuta-kumpulkan-1865-kg-sampah

MANGUPURA, NusaBali.com – Circle K bersama Ecoxyztem menggelar kegiatan CirKular Day berupa aksi bersih-bersih pantai (Beach Clean Up/BCU) di kawasan Pantai Kuta, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap pengurangan sampah dan kepedulian lingkungan di kawasan pesisir.

Dalam aksi tersebut, peserta berhasil mengumpulkan total 186,5 kilogram sampah. Dari jumlah itu, sebanyak 125 kilogram merupakan sampah yang dapat didaur ulang, sementara 61,5 kilogram lainnya adalah sampah residu. Seluruh sampah yang terkumpul selanjutnya dikelola oleh Bali Recycle Center.

Brand Communications Circle K, Wirawan Herdyanto, menjelaskan bahwa CirKular Day merupakan program yang diinisiasi Circle K pada 2025 sebagai bagian dari komitmen membangun citra brand yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini juga menjadi rangkaian re-opening flagship store Circle K Kamasutra. Selain beach clean up, aksi dilakukan di sepanjang Pantai Kuta dengan radius sekitar 500 meter, dari sisi utara hingga selatan,” ujarnya.

Selain aksi bersih pantai, CirKular Day juga dirangkai dengan kegiatan weekend market yang menghadirkan bazar produk daur ulang dari tujuh pelaku ecopreneur. Bazar tersebut digelar di area Circle K Kamasutra yang mengusung konsep toko berkelanjutan dengan pemanfaatan material daur ulang.

“Di toko ini kami menggunakan berbagai bahan daur ulang, mulai dari meja, penyediaan tempat sampah berdasarkan jenisnya, hingga penggunaan kemasan makanan yang lebih mudah terurai,” imbuh Wirawan.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, kesadaran masyarakat Bali terhadap pengelolaan sampah sudah cukup baik, namun tetap perlu diperkuat melalui peran sektor swasta.

“Peran kami adalah mengingatkan dan memperkuat pesan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Pangliman Pawongan Desa Adat Kuta I Wayan Romiyasa menekankan pentingnya upaya bersama dalam menjaga Pantai Kuta sebagai ruang hidup masyarakat sekaligus ikon pariwisata Bali.

“Circle K adalah bagian dari masyarakat Kuta. Sejak awal, kami bersama-sama mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi legendaris pariwisata Bali. Kami mengapresiasi CirKular Day karena Circle K berani memulai langkah konkret mengelola sampah yang sebelumnya terbuang, agar dapat dimanfaatkan menjadi barang yang lebih berguna dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya. *may

Komentar