nusabali

Lagi, Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Legian

  • www.nusabali.com-lagi-dua-kelompok-pemuda-bentrok-di-legian

MANGUPURA, NusaBali - Keributan antar dua kelompok pemuda kembali pecah di wilayah Legian, Kuta, Badung.

Setelah sebelumnya terjadi bentrok di pelataran Ruko Bali White House, Jumat (12/12) pukul 03.00 Wita giliran simpang Jalan Kausalya–Jalan Dewi Sri menjadi arena adu jotos belasan pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk.

Belum diketahui pasti penyebab bentrok tersebut. Namun, dari rekaman video yang direkam warga dan beredar luas di media sosial, tampak dua pemuda yang satu telanjang dada mengenakan celana pendek hitam, satu lainnya berbaju kuning kehijauan terlibat baku pukul di tengah jalan. Bentrok makin meluas setelah beberapa rekannya ikut terlibat.

Salah seorang satpam kafe di sekitar lokasi, Jerri Raja, menyebut awal keributan diawali adu mulut bernada tinggi. Selang beberapa menit, suara ribut berubah menjadi bentrok fisik. Saat keluar dari pos jaga, ia mendapati sejumlah pemuda sudah saling serang.

"Saya dengar awalnya ribut dengan nada tinggi saja, mungkin adu mulut begitu. Tapi, karena semakin ramai, saya coba keluar dari pos dan melihat beberapa pemuda sudah berkelahi dan saling kejar. Itu mereka baku balas pukulan sampai di tengah jalan," paparnya ditemui NusaBali, Jumat (12/12) siang.

Menurut Jerri, bentrokan berlangsung singkat, tidak sampai setengah jam. Keributan mereda setelah rekan-rekan dari dua kelompok itu melerai dan membawa pulang teman mereka masing-masing. Ia melihat setidaknya satu pemuda mengalami luka di wajah dan seorang lainnya terkapar di pinggir jalan.

"Teman mereka sendiri yang melerai tadi, karena saat bubar juga mereka pulang satu arah menuju utara. Kalau saya lihat memang kemungkinan mereka dalam kondisi mabuk alkohol sehingga terjadi keributan. Beberapa orang yang pada saat pulang digotong oleh temannya," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kuta Kompol Komang Agus Riwayanto Diputra mengaku belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut, namun memastikan pihaknya akan menindaklanjuti dengan penyelidikan. "Belum ada laporan masuk, tapi kami akan cek ke lapangan," ujarnya.7 cr80

Komentar