nusabali

Viral, Dua Kelompok Pemuda Saling Serang

  • www.nusabali.com-viral-dua-kelompok-pemuda-saling-serang

Setelah kelompok yang satu banyak yang babak belur, kelompok lainnya langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motornya masing-masing.

MANGUPURA, NusaBali
Media sosial diramaikan oleh kabar bentrokan dua kelompok pemuda di pelataran Ruko Bali White House, Jalan Dewi Sri, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Badung, pada Rabu (10/12) pagi pukul 07.00 Wita. Bentrokan yang bersenjatakan kayu dan batu itu mengakibatkan satu orang korban berinisial YSBA, 23, menderita luka-luka. 

Video viral itu langsung ditangani cepat oleh aparat Polsek Kuta. Selang beberapa jam setelah kejadian, unit Reskrim Polsek Kuta dipimpin Kanit Reskrim Iptu Matheus Diaz Prakoso mengamankan delapan orang pelaku. Para terduga pelaku diamankan di Mapolsek Kuta. Hingga kemarin malam para pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. 

“Satu orang korban dalam peristiwa itu menderita luka-luka pada sekujur tubuhnya akibat diserang kayu dan batu,” ungkap Kapolsek Kuta, Kompol Komang Agus Riwayanto Diputra dikonfirmasi, pada Rabu (10/12) malam. 

Belum diketahui latar belakang pecahnya bentrokan tersebut. Kuat dugaan akibat salah paham karena sedang dalam kondisi mabuk miras. Bentrokan kedua kelompok tersebut viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman video yang beredar, tampak kedua kelompok saling serang, adu pukulan, hingga menggunakan kayu dan helm. 

Salah seorang saksi yang merupakan Satpam di Bali White House, mengaku bernama Rio, 21 ditemui NusaBali di lokasi kejadian, pada Rabu (10/12) mengatakan sebelum bentrokan pecah dua kelompok itu mengonsumsi miras. Satu kelompok kumpul di ujung selatan, sedangkan kelompok lainnya di ujung utara. 

Menjelang pukul 07.00 Wita, kelompok pemuda yang di selatan gabung di utara. Tak lama setelah bergabung, terjadi adu mulut, kemudian saling tunjuk, hingga akhirnya saling serang. Tak puas dengan tangan kosong beberapa orang, mengambil kayu dan helm sebagai senjata untuk menyerang lawan. Setelah kelompok yang satu banyak yang babak belur, kelompok lainnya langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motornya masing-masing.

"Malam sebelum saya dan karyawan lain tidur di mes (tak jauh dari TKP) tidak ada orang nongkrong. Tapi, saat saya bangun, saya lihat dua kelompok sudah minum. Awalnya mereka minum terpisah, tapi tidak lama saya lihat mereka duduk bersama. Tidak berselang lama, mereka langsung baku pukul, sampai ada yang pukul pakai kayu dan helm. Tidak tahu penyebabnya apa, tapi mereka sudah mabuk," jelasnya.

Lebih lanjut, Rio, mengungkapkan lokasi tersebut memang sering dijadikan tempat orang mabuk-mabukan dan sepengetahuannya yang terlibat kemarin merupakan kelompok sama yang sering berkumpul mengonsumsi miras di tempat tersebut. 

"Kami juga tidak mau ikut campur karena takut jadi korban. Selain itu, kami juga sering beri teguran pengunjung untuk tidak berkumpul minum hingga mabuk-mabukan di pelataran, tapi tetap saja mereka bandel," ucapnya.7 cr80

Komentar