Hujan Lebat, Pohon Timpa Garasi
NEGARA, NusaBali - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana sejak Minggu (7/12) malam, memicu bencana alam. Sebuah bangunan garasi milik warga dilaporkan rusak parah setelah tertimpa pohon jambu yang roboh pada Senin (8/12) dini hari.
Pohon tumbang yang menimpa garasi itu terjadi di Banjar Rukun, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan. Pohon tumbang pada Senin dini hari itu, menimpa garasi milik warga bernama I Wayan Sudiana. Selain kerusakan garasi, bencana pohon tumbang di pekarangan rumah Sudiana itu juga dilaporkan merusak satu unit sepeda motor.
Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suarmadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Begitu menerima informasi pada Senin pagi kemarin, jajarannya langsung turun ke lokasi dan ikut membantu penanganan. "Kapospol (Kepala Pos Polisi) dan Bhabinkamtibmas Gumbrih sudah langsung turun ke lokasi. Kita bersinergi dengan Kepala Desa dan Kepala Dusun untuk melakukan penanganan dan pembersihan puing-puing," ucapnya.
Pohon jambu dengan tinggi kurang lebih 8 meter tersebut dilaporkan roboh akibat tak kuat menahan hujan lebat. Akibatnya, atap garasi mengalami kerusakan parah dan turut menimpa satu unit sepeda motor milik warga yang terparkir di dalamnya.
Kompol Suarmadi menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah itu. Namun, kerugian materiil ditafsir mencapai jutaan rupiah. "Tidak ada korban. Namun atap bangunan (garasi) rusak dan menimpa satu unit sepeda motor," ucap Kompol Suarmadi.
Menyikapi tingginya curah hujan, Kompol Suarmadi menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan. "Mengingat curah hujan masih tinggi, kami menghimbau masyarakat agar memangkas pohon yang sudah tua di sekitar rumah dan selalu waspada terhadap potensi bencana alam. Laporkan segera kejadian darurat kepada Bhabinkamtibmas atau Layanan call center Polri 110," tegasnya.
Di hari yang sama, insiden pohon tumbang juga terjadi di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dauh Pasar, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo. Sebuah pohon jenis langsana dengan tinggi sekitar 5 meter tumbang karena tersenggol truk dan sempat menganggu arus lalu lintas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra menyatakan, kejadian pohon tumbang di jalur Denpasar-Gilimanuk itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Namun, tumbangnya pohon langsana tersebut bukan murni karena faktor alam. "Tumbang karena tersenggol badan truk saat truk akan bergerak mundur," ucapnya.
Merespons laporan pohon tumbang itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jembrana segera bergerak ke lokasi. Berdasarkan hasil kaji cepat, tidak ditemukan kerusakan, kerugian, maupun korban jiwa. Arus lalu lintas juga dilaporkan kembali kondusif setelah pohon berhasil dievakuasi dari badan jalan.7ode
1
Komentar