Truk Sampah Mengular Menuju TPA
Akses menuju TPA Suwung, Denpasar Selatan, berlumpur akibat hujan sehingga membuat kendaraan sulit melintas.
DENPASAR, NusaBali
Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar pada Sabtu (6/12) malam mengakibatkan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan, menjadi becek dan berlumpur. Kondisi ini menghambat aktivitas pembuangan sampah dan memicu antrean panjang truk pengangkut sampah hingga ke luar area TPA pada Minggu (7/12).
Puluhan truk sampah tampak mengular sejak pintu masuk atau candi bentar TPA Suwung. Sejumlah sopir mengaku telah mengantre sejak pagi hari, bahkan antrean sempat memanjang hingga ke arah jalan menuju Serangan. “Dari pagi sudah antre, tadi sempat sampai di jalan ke Serangan,” ujar salah seorang sopir truk sampah saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, kondisi seperti ini kerap terjadi saat musim hujan. Akses jalan tanah menuju area pembuangan menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan berat.
“Kalau habis hujan pasti becek. Biasanya tiga sampai empat hari tanpa hujan baru kering lagi,” tambahnya.
Akibat kondisi tersebut, para sopir truk harus bersabar menunggu giliran untuk membuang muatan sampah, sementara volume sampah yang masuk ke TPA Suwung tetap tinggi.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Dinas LHK Provinsi Bali Ni Made Armadi, menjelaskan kondisi jalan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung saat ini kembali becek akibat hujan yang turun tanpa henti dalam beberapa hari terakhir.
Dia mengatakan, sebelumnya pihaknya baru saja melakukan perbaikan jalan dengan penambahan material limestone dan agregat. Namun, curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi jalan kembali berlumpur.
“Perbaikan jalan sebenarnya sudah selesai dilakukan. Namun karena hujan terus-menerus, material yang baru ditimbun menjadi jenuh air sehingga jalan kembali becek,” ujarnya.
Made Armadi menambahkan, karakteristik jalan di atas timbunan sampah memang relatif labil, sehingga sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Oleh karena itu, pihaknya meminta semua pihak untuk bersabar.
“Mohon bersabar, karena kondisi tanah di atas sampah memang agak labil. Setelah hujan reda, kami akan kembali melakukan penambalan dan perbaikan agar jalan bisa digunakan dengan aman,” tegasnya.
Dinas LHK Provinsi Bali memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan bertahap guna menjaga aksesibilitas dan kelancaran aktivitas di kawasan TPA Suwung. 7 mis
Komentar