Warga Lokal Dukung Proyek Lift Kaca Kelingking Dilanjutkan
SEMARAPURA, NusaBali.com – Di tengah polemik, warga lokal Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, meminta agar proyek lift kaca di Pantai Kelingking dituntaskan. Mereka menilai fasilitas tersebut sangat bermanfaat untuk keselamatan wisatawan sekaligus mempermudah akses menuju pantai.
Wayan Arjana, petugas balawista (penyelamat pantai) Kelingking, mengatakan kondisi jalur turun menuju pantai masih tergolong sulit dan terjal sehingga hanya sebagian kecil wisatawan berani turun hingga ke bawah.
“Selama ini hanya beberapa wisatawan saja yang turun karena jalannya terjal dan cukup berbahaya,” ujar Arjana saat ditemui di Kelingking, Jumat (5/11/2025).
Menurutnya, bukan hanya saat turun, wisatawan juga sering mengalami kesulitan saat kembali naik ke atas tebing.
“Naiknya juga susah. Banyak wisatawan kelelahan sampai muntah-muntah di tengah jalan. Kami petugas balawista sering menjemput wisatawan dan ikut menandu mereka untuk dibantu naik ke atas,” jelasnya.
Karena itu, Arjana mendukung penuh penyelesaian proyek lift kaca tersebut. Ia meyakini, fasilitas itu akan memberikan kenyamanan dan meningkatkan aspek keselamatan wisatawan.
“Seratus persen saya dukung. Lift ini akan memudahkan wisatawan yang ingin turun ke pantai. Kalau sudah selesai nanti, tempat ini bisa jadi salah satu yang terbaik di Asia,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan lift kaca juga sangat penting untuk kepentingan evakuasi bila terjadi kecelakaan.
“Kalau ada wisatawan mengalami insiden, lift ini bisa membantu proses evakuasi. Kemarin ada wisatawan asal Jawa Timur mengalami kecelakaan dan berhasil diselamatkan dengan bantuan crane proyek. Kalau lewat jalur lama, sangat sulit membawa korban ke atas,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan warga lokal lainnya, Komang Silat, yang bekerja sebagai sopir angkutan wisata di Nusa Penida. Ia menilai lift kaca justru akan memperlancar arus kunjungan wisatawan serta mempercepat penanganan korban kecelakaan.
“Dengan lift kaca, wisatawan lebih mudah turun ke pantai, serta pertolongan korban kecelakaan bisa dilakukan lebih cepat. Sebagai warga Nusa Penida, saya mendukung proyek ini dilanjutkan demi kemajuan pariwisata,” ujarnya.
Terkait tudingan bahwa proyek lift kaca merusak alam, Komang menilai pembangunan tersebut tidak mengganggu keasrian kawasan Pantai Kelingking.
“Saya lihat tidak ada alam yang dirusak dan pemandangan juga tidak tertutupi,” ujar pria asal Desa Batumadeg itu.
Sementara itu, kuasa hukum investor lift kaca, I Gede Adi Putrawan, berharap penyetopan proyek dapat diselesaikan melalui solusi yang rasional.
“Awalnya memang ada masyarakat yang pesimis, namun sekarang banyak yang berbalik mendukung. Faktanya proyek ini tidak merusak pemandangan. Jika tidak bermanfaat bagi warga lokal, tentu tidak mungkin mendapat dukungan seperti sekarang,” katanya. *isu
Komentar