nusabali

Nelayan Sumberkima Selamat Setelah Terombang-Ambing

  • www.nusabali.com-nelayan-sumberkima-selamat-setelah-terombang-ambing

SINGARAJA, NusaBali - Setelah sempat hilang saat melaut, Muhammad Tiyeeb, 63 tahun, akhirnya ditemukan di Pantai Celuk Terima, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng dengan keadaan selamat.

Nelayan asal Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak itu, terdampar di pantai tersebut setelah mesin perahu yang diunakannya mati saat melaut. 

Tiyeeb ditemukan Kamis (4/12) dalam kondisi sehat setelah sempat terbawa arus karena mesin perahunya mendadak mati di tengah laut. Angin darat menjadi satu-satunya penuntun hingga ia akhirnya terdampar di pantai yang berjarak beberapa kilometer dari titik awal keberangkatannya.

Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, membenarkan penemuan tersebut. Ia menerangkan bahwa proses pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak laporan diterima. "Setelah melalui pencarian oleh personel gabungan kepolisian dan Basarnas, korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat bersama perahunya," ujar Derawi.

Derawi menjelaskan, berdasarkan keterangan langsung dari Tiyeeb, ia berangkat melaut pada Rabu (3/12) sekitar pukul 16.00 Wita menuju rumpon Desa Pemuteran. Namun nasib buruk menimpanya ketika mesin perahu yang digunakannya mati mendadak di tengah laut. Tanpa alat komunikasi karena tidak membawa telepon genggam, ia mencoba bertahan sambil menunggu arah angin yang bisa membawanya mendekati daratan.

Hingga sekitar pukul 19.00 Wita, perahu tersebut terseret angin menuju Pantai Celuk Terima. Sayangnya mesin perahu belum berhasil diperbaiki hingga Kamis sore. "Informasinya perahunya mati mesin terbawa arus dan sampai di lokasi. Karena tidak bawa handphone jadi tidak bisa menghubungi keluarganya dan memperbaiki mesin sendiri di Pantai Teluk Terima. Korban sehat segar bugar,” ucapnya, Jumat (5/12).

Sebelum ditemukan, keluarga dan rekan sesama nelayan sempat melakukan pencarian awal pada Rabu malam hingga pukul 23.30 Wita namun tidak membuahkan hasil. Upaya pencarian resmi oleh Basarnas, Sat Polairud Polres Buleleng, keluarga, dan para nelayan setempat dimulai Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Mereka menyisir titik terakhir pergerakan perahu korban yang sempat terlihat bersandar di rumpon sekitar pukul 17.00 Wita pada hari sebelumnya.

Upaya terpadu seluruh pihak akhirnya berbuah hasil ketika Tiyeeb ditemukan dalam kondisi segar bugar, meski perahu dan mesinnya masih memerlukan perbaikan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi nelayan di wilayah Gerokgak, khususnya di Desa Sumberkima dan sekitarnya, untuk selalu memastikan kesiapan peralatan dan membawa alat komunikasi saat melaut.7 mzk

Komentar