nusabali

Per 1 Juli 2026, Harga Tiket DTW Ulun Danu Beratan Naik

  • www.nusabali.com-per-1-juli-2026-harga-tiket-dtw-ulun-danu-beratan-naik

TABANAN, NusaBali - Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan resmi menaikkan harga tiket masuk per 1 Juli 2026. Kebijakan ini diumumkan melalui surat pemberitahuan pada 1 Desember 2025 kepada para pelaku industri pariwisata, termasuk biro perjalanan dan asosiasi terkait.

Kenaikan tarif berlaku untuk wisatawan domestik dan mancanegara. Untuk wisatawan domestik dewasa, harga tiket yang sebelumnya Rp40.000 pada hari biasa dan Rp50.000 saat akhir pekan serta hari libur kini diseragamkan menjadi Rp50.000. Tiket anak-anak domestik naik dari Rp20.000 menjadi Rp25.000.

Wisatawan asing akan dikenai tarif baru Rp100.000 untuk dewasa, meningkat dari sebelumnya Rp75.000. Tiket anak-anak asing juga naik dari Rp50.000 menjadi Rp75.000.

Humas DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata, menjelaskan bahwa penyesuaian tarif bukan sekadar langkah peningkatan pendapatan, melainkan upaya mendorong kualitas layanan dan daya saing destinasi. “Kenaikan ini dilakukan setelah kajian mendalam terkait kondisi operasional. Kami ingin memastikan Ulun Danu Beratan tetap menjadi destinasi yang nyaman, bersih, aman, dan memiliki standar pelayanan yang terus meningkat,” ujarnya, Kamis (4/12).

Mulai 2026, pengelola juga menambah atraksi budaya sebagai nilai lebih bagi wisatawan. Pertunjukan seni Barong dan Kecak akan digelar rutin dua kali dalam sebulan sebagai penguatan identitas budaya Bali sekaligus daya tarik hiburan di kawasan danau yang ikonik tersebut.

Sosialisasi penyesuaian tarif telah dilakukan melalui surat resmi kepada ASITA, PHRI, serta agen perjalanan di luar Bali agar pelaku industri dapat menyesuaikan paket wisata lebih awal. “Kami berharap kebijakan baru ini membantu Ulun Danu Beratan tetap menjadi magnet wisata dengan pengalaman berkunjung yang lebih berkualitas dan berkesan,” kata Sukarata.

Sepanjang Januari–November 2025, DTW Ulun Danu Beratan mencatat 467.895 kunjungan wisatawan. Bulan Juli menjadi periode tertinggi dengan 51.107 kunjungan, diikuti Mei (50.983) dan Januari (50.493). Adapun kunjungan terendah terjadi pada Maret dengan 22.588 wisatawan, sementara September dan Oktober masing-masing mencatat 39.256 dan 39.159 orang.7 des

Komentar