Laka Maut di Goa Gong, Polisi Belum Tentukan Tersangka
MANGUPURA, NusaBali - Keterangan dari Theodorus Bani, 27, sopir truk tangki yang melindas tiga orang korban hingga tewas di Jalan Goa Gong, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Datuan Lalu Lintas Polresta Denpasar. Hingga Rabu (3/12) siang, Bani masih berstatus sebagai saksi.
"Sopir truk tangki air yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Satlantas Polresta Denpasar. Hingga saat ini (kemarin siang) belum ada penetapan tersangka,” ungkap Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo kepada NusaBali kemarin siang.
Mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengaku tidak ingin buru-buru mengambil keputusan menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Sebelum akhirnya nanti gelar perkara untuk menentukan ada yang ditetapkan tersangka atau tidak, kini pihaknya masih mendalami keterangan sejumlah saksi dan mengecek rekaman kamera CCTV di lokasi TKP.
Selain mengali keterangan dan petunjuk untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu, Satlantas Polresta Denpasar mempersiapkan penyerahan santunan Jasa Raharja kepada keluarga korban. "Kami masih menyusun kelengkapan laporan dan bersurat ke rumah sakit untuk santunan kepada keluarga korban oleh Jasa Raharja," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas maut terjadi Goa Gong melibatkan sepeda motor Honda Vario DK 2750 IS dengan truk tangki air merk Isuzu DK 8286 IQZ menewaskan tiga orang korban. Para korban adalah pengendara motor Vario berinisial PH dan dua orang anak kandungnya yang dibonceng, masing-masing berinsial RMH, 13 dan NMH, 6. Sementara sopir truk tangki air selamat.
Sebelum terjadi kecelakaan, mobil truk yang dikemudian Theodorus Bani melaju dan Honda Vario yang dikendarai PH melaju dari arah utara ke selatan (dari arah Kelurahan Jimbaran menuju Desa Ungasan). Tiba di TKP, tiba-tiba Honda Vario menyalip pada sisi kanan truk.
Pada saat posisi sudah berada di depan truk, pengendara Vario itu langsung berhenti akibat kaget dengan mobil Ford yang keluar dari Gang Buahan yang dikemudikan pria berinisial IWBD. Motor yang sudah kehilangan keseimbangan jatuh. Apesnya, para korban masuk ke kolong truk yang saat itu tengah melaju.7 cr80
Komentar