Air India Tambah Frekuensi, Konektivitas India–Bali Kian Kuat
MANGUPURA, NusaBali.com – Konektivitas udara antara India dan Bali semakin diperkuat dengan penambahan frekuensi penerbangan maskapai Air India pada rute New Delhi–Bali–New Delhi. Penambahan penerbangan tersebut diresmikan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Senin (1/12/2025), menandai beroperasinya dua penerbangan harian Air India menuju Pulau Dewata.
Penyambutan penerbangan tambahan itu dihadiri Ketua Fraksi Demokrat–NasDem DPRD Bali, Dr Somvir, perwakilan Imigrasi, manajemen Angkasa Pura, serta Regional Manager Asia Pasifik Airport Operations Director Air India, Rajimon Nair. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyambutan simbolis terhadap penumpang pertama dari pesawat tambahan Air India yang mendarat di Bali.
Somvir yang hadir mewakili DPRD Bali menyebut penambahan frekuensi ini sebagai langkah strategis seiring tingginya minat wisatawan India berkunjung ke Bali. Selama ini Air India hanya melayani satu penerbangan per hari, namun kini resmi menambah satu penerbangan sehingga total menjadi dua penerbangan harian.
“Selama ini hanya satu pesawat Air India datang ke Bali setiap hari. Hari ini resmi bertambah menjadi dua, karena minat kunjungan masyarakat India ke Bali sangat tinggi. Penerbangan baru ini adalah respons atas tingginya permintaan tersebut,” ujar anggota Komisi I DPRD Bali itu.
Menurut Somvir, pasar wisatawan India saat ini menjadi yang terbesar kedua bagi Bali. Lonjakan kunjungan dalam beberapa tahun terakhir mendorong maskapai nasional India tersebut untuk memperkuat rute langsung ke Indonesia. Rute New Delhi–Bali–New Delhi tidak hanya memberikan kemudahan akses bagi wisatawan India, tetapi juga membuka peluang perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat Bali dan Indonesia menuju India.
“Ini momentum bagus. Dengan dua penerbangan setiap hari, masyarakat Bali makin mudah bepergian ke India. Hubungan Bali–India, termasuk hubungan antarwarga kedua negara, akan semakin erat,” kata politisi yang juga pernah mengajar Filsafat India dan Sanskerta di Universitas Indonesia tersebut.
Ia menilai, peningkatan konektivitas ini tidak hanya berdampak pada sektor penerbangan, tetapi juga dapat menjadi katalis bagi kerja sama di bidang pariwisata, budaya, dan ekonomi. Kedekatan historis serta budaya antara Bali dan India selama ini dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“Kita sambut baik kebijakan pemerintah India dan Air India. Semakin banyak penerbangan ke Bali, semakin besar peluang kerja sama, terutama untuk pariwisata dan hubungan kebudayaan yang selama ini memang sudah sangat dekat,” ujar praktisi yoga tersebut.
Dengan beroperasinya dua penerbangan harian Air India menuju Bali, para pemangku kepentingan pariwisata optimistis arus wisatawan India akan terus meningkat. Selain memberi kontribusi bagi perekonomian daerah, tambahan frekuensi penerbangan ini juga diharapkan memperluas peluang kolaborasi Bali dan India di sektor perdagangan serta kebudayaan. *tr
Komentar