Festival Goa Lawah Ajang Promosi Pariwisata dan Pelestarian Budaya
SEMARAPURA, NusaBali - Festival Goa Lawah 2025 resmi dibuka pada Jumat (21/11) sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan festival ini merupakan event penting yang memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas daerah serta mengoptimalkan potensi Goa Lawah sebagai ikon wisata Kabupaten Klungkung.
Setiap rangkaian kegiatan dalam festival dapat menjadi sarana promosi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat maupun wisatawan. Festival Goa Lawah diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah dan memperkuat citra destinasi Klungkung. “Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Klungkung, Camat Dawan, Desa Pesinggahan, lembaga kepariwisataan, sanggar-sanggar seni dan para pelaku industri pariwisata. Partisipasi dan kolaborasi seperti inilah yang membangun wajah kepariwisataan Klungkung,” ujar Bupati Satria. Asisten III Pemprov Bali I Wayan Serinah menyampaikan sambutan Gubernur Bali, menegaskan Festival Goa Lawah 2025 menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan tradisi budaya Bali.

Foto: Tari Pendet Massal menyambut kedatangan para tamu undangan di areal Flaza Kuliner Goa Lawah, Jumat (21/11). -BAGIARTA
Kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tanah kelahiran. “Baleganjur Ngarap bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah membentuk kader pelestari adat dan budaya di setiap desa. Mari kita jaga komitmen ini sebagai program rutin dan berkelanjutan dalam spirit Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” kata Wayan Serinah. Setelah sambutan, festival resmi dibuka dengan pemukulan tawa-tawa oleh Bupati Klungkung bersama para undangan, menandai dimulainya rangkaian kegiatan selama tiga hari.
Pada hari pertama, Jumat (21/11), festival diawali dengan pameran ekonomi kreatif dan kuliner. Sore harinya, pembukaan festival, dilanjutkan lomba Baleganjur Ngarap menampilkan sederet komunitas dan sanggar. Hari Kedua, Sabtu (22/11), diisi workshop kesenian, hiburan musik ekonomi kreatif pada siang hari, dan lomba Baleganjur Ngarap. Hari ketiga, Minggu (23/11), dibuka dengan pameran kriya dan kuliner, hiking, zumba, dan hiburan lainnya. Malam harinya, rangkaian acara ditutup dengan Musik Ekraf Klungkung, penutupan festival, penyerahan hadiah lomba, dipungkasi penampilan Yan Srikandi dan AA Raka Sidan feat Ocha Putri. 7 k24
1
Komentar