nusabali

Dua Kasus Pembuangan Orok Belum Terungkap

  • www.nusabali.com-dua-kasus-pembuangan-orok-belum-terungkap

DENPASAR, NusaBali - Dua kasus pembuangan orok bayi yang terjadi di wilayah Denpasar Selatan dan Denpasar Barat hingga Senin (17/11) belum juga terungkap.

Penyelidikan sementara oleh pihak kepolisian belum berhasil mengidentifikasi pelaku di balik kasus-kasus tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi dikonfirmasi, Senin (17/11) siang, mengungkapkan terkait kasus pembuangan orok bayi di kawasan Taman Pancing, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan pada Selasa (4/11), pihaknya masih melakukan proses penyelidikan. Menurutnya, pengungkapan identitas pelaku terhambat karena kurangnya petunjuk di sekitar lokasi TKP.

Pihaknya masih mencari data di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Denpasar terkait pasien berobat pasca melahirkan. "Kendalanya tidak ada petunjuk di TKP. Kita sudah melakukan pemeriksaan di rumah sakit dan bidan di seputar Kota Denpasar belum ada informasi terkait orang berobat setelah melahirkan dan akibat keguguran. Hasil otopsi bayinya juga belum kita terima dari rumah sakit," jelas Iptu Azel. 

Sementara itu, terkait kasus pembuangan orok bayi di Jalan Kebo Iwa Selatan, Gang Nangka, Desa Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, pada Sabtu (8/11) juga belum terungkap. Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menyampaikan belum mengetahui hasil proses penyelidikan terkait kasus tersebut. "Belum dapat data hasil penyelidikannya," ujarnya. 

Diberitakannya sebelumnya, warga di sekitar kawasan Taman Pancing, Desa Pemogan, Denpasar Selatan menemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan mengapung di aliran sungai. Mayat bayi yang masih lengkap dengan tali pusar itu pertama kali ditemukan tak sengaja oleh seorang warga sekitar bernama Junaidi. 

Saat itu saksi jalan kaki di bantaran sungai yang kerap dijadikan tempat rekreasi oleh warga Kota Denpasar. Melihat sosok bayi mengapung itu membuat Junaidi memanggil warga lainnya bernama Ahamad Solihin. Keduanya kemudian langsung turun ke ke sungai untuk mengangkat bayi tersebut ke bantaran. 

Berselang empat hari kemudian, warga di Jalan Kebo Iwa Selatan, Gang Nangka, Padangsambian, Denpasar Barat, digegerkan dengan penemuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki di dalam got. Mayat bayi tersebut ditemukan tidak sengaja oleh warga sekitar bernama Wayan Sumartini, 49. Saat itu, Sumartini sedang jaga cucunya bermain di sekitar lokasi TKP.7 cr80

Komentar