Warga Badung Cari Hiburan ke Denpasar, Adi Arnawa Mau Sulap Pasar Beringkit Jadi Mal dan Bioskop
Pasar Beringkit
mal
bioskop
Pusat Hiburan
Mengwitani
Adi Arnawa
Bupati Badung
Mangupura
Tata Kota
Wajah Kota
MANGUPURA, NusaBali.com – Meski Badung dan Denpasar sudah berpisah sejak 1992, Denpasar masih jadi pusat hiburan yang dituju sebagian besar warga Badung khususnya dari Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, dan Kuta Utara.
Hal itu lantaran Ibukota Mangupura yang didirikan 16 November 2009 silam belum mampu mengakomodasi kebutuhan hiburan warga Badung utara. Mal, bioskop, sampai taman kota yang representatif belum dapat ditemui di ibukota Gumi Keris.
Untuk itu, bertepatan dengan HUT Ke-16 Ibukota Mangupura, Minggu (16/11/2025), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyatakan ingin memulai proyek penataan wajah Ibukota Mangupura tahun 2026. Termasuk dalam gagasan penataan wajah ibukota tersebut adalah menyediakan pusat hiburan.
“Saya punya rencana, Pasar Beringkit akan saya pindahkan. Di sana, akan kita jadikan pusat (hiburan) kota, akan jadi mal dan termasuk bioskop,” ujar Adi Arnawa usai menyampaikan pidato HUT Ke-16 Ibukota Mangupura dalam Rapat Paripurna DPRD Badung di Puspem Badung, Minggu pagi.
Dengan kehadiran mal di eks pasar di Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi ini, Adi berharap warga Badung tidak perlu lagi ke luar daerah mencari hiburan. “Jadi, tidak perlulah nonton (bioskop) lagi ke Denpasar, nanti bisa nonton di bioskop di Pasar Beringkit,” ungkapnya.
Bupati Badung asal Desa Pecatu, Kuta Selatan ini tidak menafikan bahwa sepinya opsi hiburan di Mangupura menjadi salah satu alasan wajah ibukota belum tampak jelas. Sebab, tanpa pusat hiburan, aktivitas komunal akan jarang terlihat—tidak seperti di pusat-pusat kota pada umumnya.
“Orang selalu berpikir bagaimana sih Kota Mangupura secara fisik. Kita tidak mau bermain administratif saja, tapi kalau bisa kita akan implementasikan. Mudah-mudahan selama masa jabatan saya, bisa kita wujudkan itu,” tegasnya.
Sementara itu, PP Nomor 67 Tahun 2009 merinci Ibukota Mangupura mencakup 9 desa/kelurahan di Kecamatan Mengwi yaitu Desa Mengwi, Gulingan, Mengwitani, Kekeran, Kelurahan Kapal, Abianbase, Lukluk, Sempidi, dan Sading. Akan tetapi, identitas wilayah tersebut masih jauh lebih kuat dibanding branding Kota Mangupura. *rat
Untuk itu, bertepatan dengan HUT Ke-16 Ibukota Mangupura, Minggu (16/11/2025), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyatakan ingin memulai proyek penataan wajah Ibukota Mangupura tahun 2026. Termasuk dalam gagasan penataan wajah ibukota tersebut adalah menyediakan pusat hiburan.
“Saya punya rencana, Pasar Beringkit akan saya pindahkan. Di sana, akan kita jadikan pusat (hiburan) kota, akan jadi mal dan termasuk bioskop,” ujar Adi Arnawa usai menyampaikan pidato HUT Ke-16 Ibukota Mangupura dalam Rapat Paripurna DPRD Badung di Puspem Badung, Minggu pagi.
Dengan kehadiran mal di eks pasar di Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi ini, Adi berharap warga Badung tidak perlu lagi ke luar daerah mencari hiburan. “Jadi, tidak perlulah nonton (bioskop) lagi ke Denpasar, nanti bisa nonton di bioskop di Pasar Beringkit,” ungkapnya.
Bupati Badung asal Desa Pecatu, Kuta Selatan ini tidak menafikan bahwa sepinya opsi hiburan di Mangupura menjadi salah satu alasan wajah ibukota belum tampak jelas. Sebab, tanpa pusat hiburan, aktivitas komunal akan jarang terlihat—tidak seperti di pusat-pusat kota pada umumnya.
“Orang selalu berpikir bagaimana sih Kota Mangupura secara fisik. Kita tidak mau bermain administratif saja, tapi kalau bisa kita akan implementasikan. Mudah-mudahan selama masa jabatan saya, bisa kita wujudkan itu,” tegasnya.
Sementara itu, PP Nomor 67 Tahun 2009 merinci Ibukota Mangupura mencakup 9 desa/kelurahan di Kecamatan Mengwi yaitu Desa Mengwi, Gulingan, Mengwitani, Kekeran, Kelurahan Kapal, Abianbase, Lukluk, Sempidi, dan Sading. Akan tetapi, identitas wilayah tersebut masih jauh lebih kuat dibanding branding Kota Mangupura. *rat
Komentar