nusabali

Residivis Terjaring Operasi BNNK Karangasem

  • www.nusabali.com-residivis-terjaring-operasi-bnnk-karangasem

Selama sidak berlangsung tidak ditemukan barang bukti narkoba. Hanya saja petugas menemukan alat yang diduga untuk mengonsumsi narkoba.

AMLAPURA, NusaBali
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem bersama Satres Narkoba Polres Karangasem menggelar inspeksi mendadak (sidak) narkoba di Banjar Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Jumat (14/11) pukul 11.00 Wita. 

Petugas gabungan menyebar di empat titik di wilayah banjar tersebut. Sejumlah warga dites urine. Hasilnya lima orang positif narkoba. Para terduga pengguna narkoba itu masing-masing dengan inisial HMAA, 26, MIA, 25, MUH, 35, KHA, 30, dan IKL, 30, dikeler ke Mapolres Karangasem guna dimintai keterangan sebelum akhirnya dibawa ke Lapas Narkotika Bangli untuk direhabilitasi. 

Mirisnya, salah satu pengguna, yakni MIA mengaku saat ini tengah mempersiapkan pernikahan. "Saya rencana menikah 9 Desember bulan depan. Surat undangan untuk resepsi telah dicetak. Saya tidak tahu entah berapa biaya telah habis," tuturnya.

Kepala BNNK Karangasem, Alvin Andrew Dias mengatakan selama sidak berlangsung tidak ditemukan barang bukti narkoba. Hanya saja petugas menemukan alat yang diduga untuk mengonsumsi narkoba. 

Lebih lanjut Dias mengatakan, dua orang yang positif narkoba, yakni KHA dan  MUH adalah residivis yang baru bebas dari Lapas Kelas IIB Karangasem. Sementara HMAA, 26, MIA, dan IKL, sebelumnya memiliki riwayat menggunakan narkoba. Ketiganya pernah direhabilitasi tahun 2021. 

"Sidak ini kita gelar setelah menerima laporan dari masyarakat. Selain itu BNNK Karangasem sering mengungkap kasus narkoba di sana. Kelima warga yang positif narkoba ini direhab di Lapas Narkotika Bangli,” ungkap Dias.

Selain itu, lanjut Dias, sidak ini sebagai bentuk deteksi dini agar warga Banjar Kecicang Islam terbebas dari narkoba. Dias mengaku, Banjar Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin ini sebenarnya tidak termasuk desa waspada narkoba.

Dias mengungkapkan ada enam desa waspada narkoba di Karangasem, yaitu Desa Sibetan di Kecamatan Bebandem, Desa Kesimpar, Desa Nawakerti, Desa Labasari  dan Desa Purwakerti di Kecamatan Abang, dan Desa Bukit di Kecamatan Karangasem.

Sementara Kasat Resnarkoba Polres Karangasem, AKP I Nengah Sunia mengatakan lima orang yang positif narkoba yang terjaring dalam operasi tersebut dimintai keterangan di Mapolres Karangasem. “Kami dalami keterangan kelimanya terkait jaringan narkoba yang menjadi pemasok untuk mereka,” tuturnya. 

Di sisi lain, Ketua Satuan Keamanan Kampung Banjar Kecicang Islam, Hayat, mengatakan sebelumnya telah berulang kali mengimbau warga agar menjauhi narkoba. "Kami telah berupaya mencegah, namun demikian tetap saja terjadi," jelas Hayat.7 K16

Komentar