Ogoh-ogoh di Banjar Bendul Terbakar
SEMARAPURA, NusaBali - Ogoh-ogoh di Banjar Bendul, Desa Adat Semarapura, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, terbakar, Kamis (13/11). Warga yang melihat kejadian itu sontak panik dan berusaha memadamkan api.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Klungkung datang ke lokasi dan berhasil mengendalikan si jago merah. Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Klungkung, I Gede Erwan Supriantana, mengatakan kebakaran ogoh-ogoh dilaporkan oleh Darma Gunawan, 55, sekitar pukul 14.31 Wita.
Saksi langsung ke Kantor Damkar untuk melapor karena melihat kepulan asap besar di bale banjar. “Kami instruksikan anggota regu 1 menuju lokasi dengan satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter air,” ujar Erwan seizin Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suwarbawa. Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 14.32 Wita. Saat itu api sudah membesar dan menghanguskan bagian tengah ogoh-ogoh berbahan gabus dan bambu. Dengan sigap, petugas langsung melakukan penyiraman dari dua sisi agar api tidak meluas. Sekitar 20 menit, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Menurut Erwan, ogoh-ogoh yang terbakar merupakan salah satu karya sekaa teruna yang disimpan setelah perayaan Nyepi tahun lalu. “Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Saat kami tanyakan kepada warga sekitar, tidak ada yang melihat awal kejadian. Mereka baru tahu ketika asap sudah mengepul tinggi,” ungkapnya. Erwan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim panas seperti saat ini. “Bahan-bahan ogoh-ogoh seperti gabus, kertas, dan bambu sangat mudah terbakar. Kami imbau agar masyarakat tidak menumpuk bahan sisa di area terbuka tanpa pengawasan,” tegasnya.
Dia menambahkan, Damkar Klungkung siap siaga selama 24 jam untuk merespons setiap laporan kebakaran. “Kami berterima kasih kepada warga yang sigap melapor. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat kami bisa bertindak,” tegas Erwan. 7 k24
Komentar