nusabali

Lomba Mancing ST Semadhi Dharma Putra, Gaungkan Kepedulian Lingkungan dan Kebersamaan

  • www.nusabali.com-lomba-mancing-st-semadhi-dharma-putra-gaungkan-kepedulian-lingkungan-dan-kebersamaan

DENPASAR, NusaBali.com – Sekaa Teruna (ST) Semadhi Dharma Putra Banjar Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, menggelar Lomba Mancing serangkaian menyambut HUT ke-56 tahun. Kegiatan berlangsung di Tukad Rarangan, Jalan Tunjung Tutur, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, Minggu (2/11/2025) sore.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara, dan turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, antara lain anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Gede Sumara Putra, para perbekel, bendesa adat, serta perwakilan sekaa teruna se-wilayah Denpasar Utara.

Menurut Wakil Ketua ST Semadhi Dharma Putra, Ade Andy (23), lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan sungai dan mempererat kebersamaan antaranggota ST dan masyarakat.

“Dulu sungai adalah tempat bermain dan berinteraksi dengan alam. Sekarang banyak sungai mulai tercemar dan kurang dikenal anak muda. Lewat lomba mancing ini, kami ingin mengajak masyarakat menikmati alam sambil menjaga kebersihannya,” ujar Ade Andy.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 Rp2,5 juta, Juara 2 Rp2 juta, Juara 3 Rp1,5 juta, serta hadiah hiburan seperti ikan berpita Rp50 ribu per ekor dan doorprize menarik lainnya.

Sebanyak 800 peserta ikut ambil bagian dalam lomba yang menebar 500 kilogram bibit ikan, hasil kerja sama dengan Dinas Perikanan dan kolam ikan lokal di Abiansemal, Badung.

Ade menambahkan, kegiatan ini juga menjadi implementasi ajaran Tri Hita Karana dan Tri Kaya Parisudha. Peserta diajak untuk tidak hanya menikmati hobi memancing, tetapi juga berbuat nyata menjaga ekosistem dan kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini adalah bentuk Bhakti dan Karma Marga Yoga. Sebelum lomba, kami bersih-bersih sungai. Harapannya, peserta ikut meneladani nilai cinta lingkungan,” ungkapnya.

Ia menyebut, antusiasme masyarakat sangat tinggi meski sempat diguyur hujan deras. “Ini lomba mancing perdana ST kami. Antusiasmenya luar biasa. Semoga tahun depan bisa lebih besar lagi dengan hadiah dan fasilitas yang lebih baik,” katanya.

Selain sebagai hiburan, lomba ini juga berdampak pada ekonomi lokal karena banyak pedagang kecil ikut berjualan di sekitar lokasi. Ade berharap kegiatan serupa bisa terus digelar dan menjadi bagian dari gerakan memulihkan fungsi sungai dan menjaga ruang hijau di perkotaan.

“Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan, siapa lagi? Sungai yang bersih akan membawa banyak manfaat, bukan hanya untuk hiburan tapi juga kesehatan dan ekosistem,” pungkasnya.

Puncak HUT ST Semadhi Dharma Putra sendiri berlangsung pada 10 November 2025, dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan lainnya.*m03

Komentar