ST Genta Desa Bengkel Gelar Lomba Mancing Warnai Bulan Pahlawan
TABANAN, NusaBali.com – Sekaa Teruna (ST) Genta, Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, menggelar Lomba Mancing yang berlangsung di saluran irigasi Subak Bengkel (Telabah Dalem), Minggu (2/11/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus upaya menjaga lingkungan di tengah semangat memperingati Hari Pahlawan serta menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Ketua ST Genta, I Putu Arya Putra Adnyana atau akrab disapa Arya, mengatakan lomba mancing ini merupakan bagian dari program kerja ST yang bertujuan menggali dana sekaligus mempererat solidaritas antaranggota.
“Selain penggalangan dana, kami ingin kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kebersamaan dan mengingatkan generasi muda untuk kembali dekat dengan alam. Sekaligus, kami ingin menyambut Hari Pahlawan dan hari suci Galungan-Kuningan dengan kegiatan positif,” ujar Arya.
Lomba ini memperebutkan total hadiah Rp3 juta, terdiri dari Juara I Rp1,5 juta, Juara II Rp1 juta, dan Juara III Rp500 ribu. Selain hadiah utama, panitia juga menyediakan doorprize menarik bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan berpita.
Antusiasme peserta terbilang tinggi. Sedikitnya 450 peserta dari berbagai daerah di Tabanan dan sekitarnya ikut meramaikan lomba. Panitia menebar sekitar 300 kilogram ikan lele yang dibeli dari pemasok lokal. Persiapan kegiatan telah dilakukan selama satu bulan, dan meski sempat terkendala cuaca, seluruh rangkaian berjalan lancar.
Kegiatan lomba dibuka secara resmi oleh Perbekel Desa Bengkel, serta dihadiri Camat Kediri, pengurus LPD Desa Adat Bedha, Santa Graha, dan Bendesa Adat Bedha.
Menurut Arya, lomba mancing ini juga menjadi langkah nyata ST Genta dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di aliran subak.
“Lewat kegiatan ini, kami berupaya mengangkat nama ST, desa, dan subak Bengkel. Kami juga melakukan pembersihan sungai dari sampah agar tetap lestari. Ini bagian dari yadnya untuk menjaga alam,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah maraknya lomba mancing di berbagai daerah, kegiatan semacam ini dinilai positif karena menjadi wadah hiburan sekaligus memperkuat gotong royong di kalangan pemuda desa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi ST lain agar terus kompak dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan,” tambahnya.
Arya juga menyoroti pentingnya pelestarian sungai dan ruang hijau yang kian tergerus perkembangan modern. Ia berharap pemerintah turut mendukung inisiatif masyarakat dalam penataan sungai dan penghijauan di tingkat desa.
“Langkah kecil kami adalah menjaga kebersihan aliran sungai. Harapannya, semangat Jagat Kerthi bisa benar-benar terwujud demi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Melalui lomba mancing perdana ini, ST Genta bertekad menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin tahunan yang tidak hanya menyatukan pemuda, tetapi juga memperkuat semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam mewujudkan Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, Madani (AUM). *m03
Komentar