MBG di Bali Baru Sasar 275.127 Penerima Manfaat
Gubernur Harap Program MBG Serap Produk Lokal
DENPASAR, NusaBali - Sejak diluncurkan secara nasional pada Januari 2025, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali baru menyasar 275.127 dari target 1.049.967 penerima manfaat.
Hal itu diungkap Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Tigor Pangaribuan saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, Jumat (7/11).
“Dari target 1.049.967 penerima manfaat, baru tercapai 275.127 orang. Targetnya seluruh dapur beroperasi penuh pada Februari 2026,” ujar Tigor.
Tigor juga menyampaikan percepatan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bali sudah 30 persen berjalan. SPPG di Klungkung telah menunjukkan kemajuan dengan 4 dapur dalam pembangunan, 1 dalam survei, dan 110 dapur sudah beroperasional di Bali. Kehadiran SPPG diharapkan mampu mempercepat pencegahan kekurangan energi kronis (KEK) dan stunting melalui pola asuh 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD).
Gubernur Koster menyambut baik BGN menjalankan Program SPPG di Provinsi Bali. Gubernur meminta kepada Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Tigor, agar selama pelaksanaan Program SPPG di Bali juga memikirkan cara antisipasi ketika terjadinya kekurangan bahan pangan.
Gubernur Koster yang dikenal sebagai penggagas Ekonomi Kerthi Bali ini berharap agar BGN meningkatan serapan pangan lokal dengan memanfaatkan sayur mayur, telur, ikan, ayam, hingga buah-buahan produk lokal Bali sebagai bahan utama dalam program ini.
“Hasil pertanian kita di Bali sangat cukup untuk program Makan Bergizi Gratis, jadi serapan pangan lokal Bali harus ditingkatkan dalam program ini,” ujar Gubernur Koster dan langsung mendapat sambutan positif dari Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Tigor Pangaribuan. 7 adi
Komentar