nusabali

Badung Sudah Anggarkan Rp49,9 Miliar untuk 7.450 Penerima Beasiswa di 2026

  • www.nusabali.com-badung-sudah-anggarkan-rp499-miliar-untuk-7450-penerima-beasiswa-di-2026

MANGUPURA, NusaBali.com – Janji beasiswa untuk pelajar dan calon sarjana dari keluarga kurang mampu di Badung segera direalisasikan tahun depan, menyusul anggaran untuk program tersebut sudah dipasang di Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026.

Hal ini terungkap dari pidato jawaban dan tanggapan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa terhadap pandangan umum para fraksi DPRD Badung khususnya terkait Raperda APBD 2026 dalam rapat paripurna dewan di Puspem Badung, Jumat (7/11/2025).

“Sudah dirancang anggaran berupa belanja beasiswa dengan alokasi anggaran sebesar Rp49,90 miliar,” ungkap Adi Arnawa.

Anggaran belanja yang hampir menyentuh Rp50 miliar ini akan menyasar program unggulan pemerintahan Adi Cipta di bidang SDM unggul. Beasiswa ini mencakup beasiswa SMA/sederajat dan ‘satu keluarga-satu sarjana’ yang secara keseluruhan berjumlah 7.450 penerima.

Kata Adi Arnawa, beasiswa SMA/sederajat akan menyasar 7.000 penerima dengan alokasi anggaran sebesar Rp36,40 miliar. Kemudian, beasiswa perguruan tinggi atau sarjana menyasar 450 penerima—50 orang lebih banyak dari rencana awal—dengan dukungan anggaran senilai Rp13,50 miliar.

Sehingga, setiap calon pelajar SMA/sederajat penerima beasiswa akan mendapat dukungan sekitar Rp5,2 juta. Sedangkan, bagi calon sarjana akan menerima Rp30 juta per orang dengan asumsi semua penerima beasiswa mendapat dukungan dana yang sama rata.

Belum jelas apa saja kriteria dan bagaimana proses rekrutmen penerima beasiswa. Namun, ada satu kriteria dasar yang dapat dipastikan Bupati. “Beasiswa ini untuk (pelajar/calon sarjana dari) kepala keluarga yang berpenghasilan Rp5 juta ke bawah,” tegasnya.

Sementara itu, program beasiswa ini mendapat dukungan penuh dari fraksi di luar pemerintahan Adi Cipta seperti Fraksi Gerindra. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung I Wayan Puspa Negara secara eksplisit mendorong agar beasiswa dapat direalisasikan secepatnya.

“Program tersebut searah dengan pemikiran Fraksi Gerindra—untuk segera direalisasikan,” ungkap Puspa Negara.

Sementara itu, beasiswa ini tidak dieksekusi langsung Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung—melainkan jadi program Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Badung. Sebab, jenjang SMA/sederajat dan perguruan tinggi bukan wewenang SKPD urusan pendidikan kabupaten/kota. *rat

Komentar