nusabali

Pemkab Jembrana Serahkan 100.000 Bibit Kakao Unggul

Tegaskan Komitmen Menuju Jembrana Kota Coklat

  • www.nusabali.com-pemkab-jembrana-serahkan-100000-bibit-kakao-unggul

NEGARA, NusaBali - Komitmen Pemkab Jembrana dalam mengembangkan sektor perkebunan, khususnya kakao, terus ditunjukkan secara nyata. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna menyerahkan sebanyak 100.000 bibit kakao unggul kepada para kelompok tani di Kabupaten Jembrana, sebagai langkah strategis menuju Jembrana sebagai Kota Coklat.

Penyerahan bibit 100.000 bibit kakao ini dilakukan secara simbolis di Balai Banjar Munduk Tumpeng Kelod Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (6/11). Langkah masif ini disebut sebagai upaya serius Pemkab Jembrana untuk meremajakan dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi komoditas andalan tersebut.

Bahkan, Bupati Kembang telah mengeluarkan instruksi pada setiap OPD sampai ditingkat paling bawah, yakni di desa dan banjar untuk melakukan penanaman kakao. Hal itu pun ditujukan sebagai simbol penghormatan kepada para petani kakao serta sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap salah satu komoditas unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kembang menyampaikan pembagian bibit kakao unggul tersebut  merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemkab Jembrana untuk memperkuat sektor pertanian berbasis komoditas unggulan lokal. Disamping itu, ini juga upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkokoh branding daerah Jembrana sebagai pusat kakao berkualitas di Bali. 

"Kami ingin Jembrana menjadi kabupaten yang dikenal bukan hanya karena keindahan alam dan budaya, tetapi juga karena kualitas kakaonya. Dengan bibit unggul ini, kami dorong petani agar lebih produktif dan berdaya saing," ujar Bupati Kembang.

Lebib lanjut, kata Bupati Kembang, bibit MCC 02 dan Sulawesi 1 yang diserahkan memiliki keunggulan dalam hal ketahanan terhadap hama dan potensi hasil yang jauh lebih tinggi. "Hal ini diharapkan mampu mengatasi masalah tanaman tua dan serangan penyakit yang selama ini menghantui petani kakao," ungkapnya.

Dengan langkah ini, Bupati Kembang menegaskan akan semakin memantapkan jalan menuju terwujudnya 'Jembrana Kota Coklat'. Itu pun sebagai wujud sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Plt Kadis Pertanian dan Pangan Jembrana Anak Agung Ngurah Mahadikara Sadhaka menyebut, jenis bibit kakao diserahkan yakni MCC 01 dan Sulawesi 1. Jumlahnya 100.000 pohon dengan penerima manfaat sebanyak 25 subak abian ataupun kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Jembrana.

"MCC 01 adalah bibit unggul karena produktivitasnya tinggi, dapat melakukan penyerbukan sendiri, dan memiliki ketahanan terhadap penyakit seperti busuk buah dan VSD, serta hama PBK (Penyakit Busuk Buah Koko). Keunggulan yang sama juga berlaku di bibit Sulawesi 1 (S1) ," ucap Mahadikara. @ode

Komentar