nusabali

Acara HUT Paguyuban Berujung Rusuh

  • www.nusabali.com-acara-hut-paguyuban-berujung-rusuh

DENPASAR, NusaBali - Acara Hari Ulang Tahun (HUT) salah satu paguyuban yang digelar di salah satu gudang di Jalan By Pass Ngurah Rai, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Minggu (12/10) dini hari berujung rusuh. Seorang pria bernama Jornal Haning babak belur dikeroyok puluhan orang lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi dikonfirmasi Kamis (6/11) mengatakan pengeroyokan itu sebenarnya terjadi tak ada kaitannya dengan acara HUT. Korban Jornal dikeroyok karena tagih utang kepada salah seorang lainnya bernama Gibran yang saat itu dalam kondisi mabuk minuman keras. 

“Awalnya suasana masih tenang, namun keributan bermula saat korban menghampiri Gibran menanyakan utangnya yang berjumlah Rp 2 juta.

Saat ditanya, Gibran hanya menjawab akan membayarnya nanti. Korban yang merasa utangnya sudah menunggak selama dua tahun, terus mendesak Gibran sambil menepuk perut Gibran” ungkap Iptu Azel. 

Tak terima ditagih utang, Gibran menghindar dari korban dan memanggil teman-temannya. Melihat adanya gerak gerik keributan, ketua paguyuban bernama Junus meminta keduanya untuk menyelesaikan secara baik-baik. "Keributan terjadi setelah teman dari Gibran bernama Polce menantang korban," paparnya. 

Keributan itu langsung dihentikan oleh para panitia acara. Setelah menganiaya korban, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi. "Akibat kejadian itu  menderita lebam, robek pada alis kiri, dan mengalami traumatik. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan," ujar Iptu Azel. 

Iptu Azel menyampaikan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Ia menambahkan pihaknya  belum menahan terduga pelaku karena masih memastikan kebenaran dari laporan korban. "Masih dalam pemeriksaan saksi. Kita belum mengamankan terduga pelaku karena adanya pertentangan antara laporan dari korban dan saksi. Oleh karena itu, kita akan lakukan konfrontasi," tutupnya.7 cr80

Komentar