Polisi Buru Pelaku Pembuang Orok di Taman Pancing
DENPASAR, NusaBali - Heboh, penemuan mayat bayi (orok) oleh warga di sekitar kawasan Taman Pancing, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan pada Selasa (4/11) sore ditindaklanjuti petugas kepolisian. Kini, aparat Polsek Denpasar Selatan memburu pelaku pembuang orok tersebut.
Sementara orok berjenis kelamin perempuan tersebut hingga kini masih dititipkan di kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar. Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi dikonfirmasi Rabu (5/11) siang mengatakan, untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi serta memeriksa rekaman video saat orok tersebut masih mengambang di sungai.
Ia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan dengan mencari petunjuk dan bukti-bukti yang bisa mengungkap identitas dari orang tua bayi tersebut. Namun, hingga kemarin sore pihaknya masih belum menemukan terduga pelaku pembuangan bayi malang tersebut. “Upaya pencarian belum berhasil. Kami sudah cek di rumah sakit dan bidan di sekitar Kota Denpasar dan hasilnya belum ada informasi terkait adanya orang yang keguguran atau perawatan pasca melahirkan,” ujar Iptu Azel.
Ia meminta agar pelaku yang membuang bayi tersebut bisa kooperatif dengan menyerahkan diri ke pihak kepolisian dalam waktu secepat mungkin.
Diberitakan sebelumnya, warga di sekitar kawasan Taman Pancing mendadak heboh. Warga menemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan mengapung di aliran sungai. Mayat bayi yang masih lengkap dengan tali pusar itu pertama kali ditemukan tak sengaja oleh seorang warga sekitar bernama Junaidi. Saat itu saksi jalan kaki di bantaran sungai yang kerap dijadikan tempat rekreasi oleh warga Kota Denpasar. Melihat sosok bayi mengapung itu membuat Junaidi memanggil warga lainnya bernama Ahamad Solihin. Keduanya kemudian langsung turun ke ke sungai untuk mengangkat bayi tersebut ke bantaran. cr80
Komentar