Langganan Longsor, Warga Batu Gede, Karangasem Trauma
AMLAPURA, NusaBali - Longsor yang terjadi di Banjar Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, Senin (3/11) malam pukul 19.00 Wita, membuat warga trauma, karena memang sudah sering terjadi saat musim hujan.
Untuk penanganan kali ini dilakukan gotong royong di lokasi longsor di Banjar Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, Selasa (4/11).
Lokasi longsor berada tak jauh dari lokasi bencana yang terjadi sebelumnya. Diduga longsor terus terjadi karena tanahnya labil setelah bukit dipangkas untuk dijadikan jalan penghubung Desa Duda Timur, Kecamatan Selat menuju Desa Antiga, Kecamatan Manggis.
Tercatat sekitar 7 rumah pemukiman di sekitar longsor. Warga pun merasakan trauma. Apalagi longsor kali ini berasal dari tanah tegalan milik I Wayan Lemek sempat menimbun jalan raya. Terkait longsor yang menimbun jalan ini telah dilakukan penanganan secara manual oleh warga dikoordinasikan Perbekel Duda Timur I Gede Pawana, dibantu Kelian Banjar Batu Gede I Wayan Wirta.
Perbekel Duda Timur I Gede Pawana yang melaporkan kejadian itu pukul 20.20 Wita ke TRC BPBD (Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem. Dua personel anggota TRC BPBD datang ke lokasi membantu penanganan yang dilakukan warga secara gotong royong.
Gotong royong juga dibantu 8 anggota Bagian Bina Marga Dinas PUPRKim (Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) Karangasem, anggota Babinsa (Bintara Pembina Desa) Serda I Nyoman Rembun, dan anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Desa Duda Timur Bripka I Wayan Suardana.
Terakhir terjadi longsor di Banjar Batu Gede pada, Sabtu (5/7), juga menutup akses jalan. "Sementara akses jalan bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat, hanya saja pengendara mesti hati-hati, karena jalannya masih licin," jelas Kelian Banjar Batu Gede I Wayan Wirta. Kelian Banjar I Wayan Wirta mencatat ada tujuh pemukiman di sekitar tanah longsor yang mengalami trauma berkepanjangan, karena seringnya merasakan bencana itu. Sebab, warga yang bermukim di seberang jalan lokasi longsor sesekali dapat kiriman material longsor jika longsor disertai turun hujan. Perbekel Duda Timur I Gede Pawana mengakui di Banjar Batu Gede rawan longsor. "Nyaris di setiap musim hujan, terjadi longsor. Gotong royong semprotkan air agar jalan tidak licin dilanjutkan, Rabu (5/11)," katanya. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa mengatakan terkait longsor yang sering terjadi, karena tanah bukit yang ada di lokasi itu dipangkas, kemudian digunakan untuk akses jalan. "Setiap hujan, tanah itu basah, sehingga menyebabkan longsor, karena tidak ada pohon besar yang menahan," jelasnya. 7 k16
Komentar