nusabali

Hujan Lebat, 2 Banjar Dilanda Banjir

  • www.nusabali.com-hujan-lebat-2-banjar-dilanda-banjir

Karena batu bronjong yang dipasang agak pendek sehingga air mudah meluap.

AMLAPURA, NusaBali
Hujan lebat menimbulkan banjir di Banjar Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, dan Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, Senin (3/11) pukul 19.35 Wita. Air Sungai Betel sempat meluap hingga melompari tumpukan batu bronjong. 

Akibatnya, 13 rumah warga sempat terdampak. "Air sempat menggenangi sejumlah pemukiman di Banjar Tengading, sedangkan pemukiman di Banjar Bengkel dilewati air, sekarang air telah surut," jelas Camat Manggis Putu Eka Putra Tirtana,  dihubungi di lokasi kejadian, Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, Selasa (4/11).

Air yang sempat menggenangi pemukiman warga di Banjar Tengading, Desa Antiga, kata dia, akibat guyuran air dari Bukit Mucung dan Bukit Abian Dalem serta dari jalan pertigaan Desa Padangbai. Sebab lokasi pemukiman di Banjar Tengading merupakan daerah rendah sehingga air menuju ke lokasi itu. Sedangkan air yang sempat menimbulkan banjir di Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, karena luapan dari Sungai Betel. Karena batu bronjong yang dipasang agak pendek sehingga air mudah meluap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem I Nyoman Soko Wijaya yang mengecek ke lokasi kejadian. Dia memaparkan, luapan air yang terjadi pada batu bronjong di bagian selatan Banjar Bengkel karena posisinya lebih rendah dari Sungai Betel dengan batu bronjong panjang 79 meter, mengakibatkan air masuk menyasar 13 rumah.

"Kondisi sekarang air sudah lenyap hingga situasi relatif aman. Batu bronjong yang panjang 79 meter, hendaknya ditinggikan lagi hingga mencapai tinggi 57 meter," jelasnya.

Total bronjong yang dipasang di sepanjang pinggir Sungai Betel 136 meter di sisi kanan atau timur Sungai Betel dan 10 meter di sisi  kiri. Saat debit air besar di Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, katanya, warga sempat membunyikan kulkul bulus, pertanda terjadi bencana, karena air selain masuk pemukiman juga masuk ladang. "Air tidak menggenang lama, langsung mengalir ke sungai," tambahnya.

Meski demikian warga setempat diminta tetap waspada. Karena banjir datangnya tidak menentu, apalagi curah hujan tiba-tiba tinggi menyebabkan luapan air di Sungai Betel, layak diwaspadai.

Banjir sebelumnya terjadi menimpa Banjar Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Rabu (10/9), menyebabkan warga setempat memilih mengungsi di rumah kerabatnya hingga satu bulan. Sebab, genangan air cukup lama surut.

Berbagai upaya dilakukan BPBD Karangasem dengan cara membuat sodetan, dan menyedot air membuang ke sungai. 

Nyaris di setiap musim hujan pemukiman di Banjar Tengading terjadi genangan air karena posisinya paling rendah. Selama ini dapat kiriman air dari Bukit Mucung, Bukit Abian Dalem dan dari jalan raya.7k16

Komentar